Usai Kukuhkan 4 Guru Besar UBL, Kepala LLDikti Wilayah II Soroti Pentingnya Mutu Pendidikan PT
Kepala LLDikti Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, saat menghadiri pengukuhan 4 Guru Besar baru di Universitas Bandar Lampung (UBL), Kamis (12/10). Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kepala Lembaga Layanan
Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc
menyoroti pentingnya keberadaan Guru Besar bagi peningkatan mutu pendidikan di
Perguruan Tinggi (PT). Hal ini disampaikan saat hadir dalam pengukuhan 4 Guru
Besar baru di Universitas Bandar Lampung (UBL) masing masing Prof. Dr. I Ketut
Seregig, S.H., M.H untuk bidang Ilmu Hukum Pidana, Prof. Dr. Erlina B., S.H.,
M.H dan Prof. Dr. Tami Rusli, S.H., M.Hum untuk bidang Ilmu Hukum Bisnis serta
Prof. Dr. Zainab Ompu J., S.H., M.H untuk bidang ilmu Sosilogi Hukum yang
berlangsung gedung Mahligai Agung UBL, Kamis (12/10).
“Keberadaan Guru Besar memang sangat penting bagi
peningkatan mutu pendidikan di Perguruan Tinggi. Ketika sebuah prodi sudah
memiliki Guru Besar, prodi tersebut juga secara otomatis memiliki pengayom
keilmuannya. Selain itu Guru besar juga merupakan sumber rujukan bagi bidangnya
masing-masing. Semakin banyak Guru Besarnya maka akan semakin banyak variasi
sumber ilmu yang dimiliki serta semakin memudahkan dalam mencari sumber rujukan
ketika ingin memecahkan suatu permasalahan,” katanya.
"Ada 4 Provinsi di bawah naungan LLDikti Wilayah II
yang meliputi Sumatera Bagian Selatan, Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung
dengan total dosen lebih dari 9 ribu orang. Dari jumlah tersebut baru 40 orang
yang menjadi Guru Besar. Jika dibanding dengan Pulau Jawa, jumlah itu masih
jauh. Sebagai contoh, di Bandung PTS-nya sudah memiliki sebanyak 300 Guru
Besar. Jogjakarta sekitar 120 Guru Besar, dan Semarang sekitar 200 Guru Besar.
Tapi untuk di luar Pulau Jawa, jumlah kita masih relatif standar," tambahnya.
Untuk menambah jumlah Guru Besar di lingkungan LKDikti
Wilayah II, pihaknya kini menerapkan program percepatan Guru Besar. Dimana
harus ada minimal 10 Guru Besar baru yang dikukuhkan setiap tahunnya.
"Ketika saya dilantik tahun 2022 lalu, kita punya
program percepatan Guru Besar. Sehingga setiap tahun kita targetkan harus ada
10 Guru Besar yang dikukuhkan. Alhamdulillah, itu sudah terlewati. Tahun lalu
kita punya 28 Guru Besar, tahun ini kita punya 40 Guru Besar," tandasnya.
(**)
Berita Lainnya
-
Tenggat Akhir Wajib Halal Bulan Oktober 2024, Lampung Gelar Kampanye Halal Serentak
Selasa, 02 April 2024 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Jadi Pemateri Tentang Robotik di SMAN 15 Bandar Lampung
Senin, 01 April 2024 -
Pemerintah Daerah Aceh dan Petani Sambut Gembira Atas Tambahan Alokasi Pupuk Subsidi
Minggu, 31 Maret 2024 -
Tarif Listrik April-Juni 2024 Tetap, Pemerintah Perhatikan Daya Beli Masyarakat dan Dukung PLN Jaga Mutu Pelayanan
Jumat, 29 Maret 2024



