• Sabtu, 13 Juli 2024

Bawaslu Lampung Atensi Tiga Isu Penting Jelang Pemilu 2024

Senin, 09 Oktober 2023 - 13.49 WIB
104

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat saat menggelat deklarasi netralitas ASN di komplek perkantoran pemerintahan Kabupaten Pesisir Barat, Senin (9/10/2023). Foto: Istimewa.

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, Ahmad Qohar menyampaikan, terdapat tiga isu penting yang menjadi antensi Bawaslu Lampung menghadapi Pemilu 2024, yakni politik uang, politisasi sara dan netralitas ASN.

Hal itu disampaikan Ahmad Qohar saat menghadiri kegiatan deklarasi netralitas ASN dan apel siaga Bawaslu Pesisir Barat pada Pemilu Tahun 2024, di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Senin (9/10/2023).

Menurut Qohar, netralitas ASN menghadapi Pemilu 2024 sangat penting dilakukan sebab netralitas ASN menjadi salah satu permasalahan yang harus diantisipasi, guna menciptakan pemilu yang berintegritas dan bermartabat.

"Indeks kerawanan netralitas ASN di Provinsi Lampung berada di urutan nomor 10, sehingga dengan digelarnya deklarasi ini diharapkan menjadi momentum bagi semua pihak untuk mensukseskan kelangsungan pemilu 2024," ujar Qohar.

Qohar melanjutkan, isu selanjutnya yang tidak kalah penting yakni politik uang, dimana berdasarkan survei indeks kerawanan, dalam hal isu politik uang Provinsi Lampung berada diurutan nomor 2 dari 38 Provinsi se-Indonesia.

"Isu yang ketiga yaitu politisisasi SARA, ujaran kebencian dan hoaks. Isu ini sangat rentan terjadi dilingkungan masyarakat melalui berbagai media sosial serta memiliki dampak besar merusak sendi-sendi demokrasi dan memecah belah persatuan masyarakat," tegasnya.

Ia berharap, masyarakat bisa terlibat langsung dalam melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pemilu, Qohar juga meminta dukungan dari seluruh elemen mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

"Untuk menciptakan pemilu yang berintegritas dan bermartabat, agar terpilih pemimpin yang amanah dan mensejahterakan masyarakat Indonesia karena pesta demokrasi adalah hajat kita bersama," pungkasnya.

Sementara Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal dalam sambutannya meminta agar ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat benar-benar melaksanakan sikap netralitasnya dalam gelaran hajat lima tahunan Pemilu 2024.

"Saya berharap ini tidak hanya sekedar deklarasi, tapi tunjukkanlah dengan sikap. Mudah-mudahan pemilu 2024 bisa menciptakan pemimpin yang mampu membawa masyarakat lebih sejahtera," terangnya.

Hadir dalam deklarasi tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Agus Cik, Plt. Sekretaris Daerah Pesisir Barat Jon Edwar, Ketua Bawaslu Pesibad, Abd. Kodrat bersama anggota.

Lalu anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesisir Barat Zairi Opani, Forkopimda, seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Pesisir Barat serta seluruh Panitia Pengawas Kecamatan dan pengawas desa dan kelurahan. (*)