• Sabtu, 13 Juli 2024

Diterjang Ombak Perahu Nelayan di Pesibar Terbalik, 2 Nelayan Luka-luka

Jumat, 06 Oktober 2023 - 17.25 WIB
74

Anggota Polres Pesisir Barat bersama Nelayan saat bergotong royong mengevakuasi perahu nelayan yang terbalik di Pantai Karang Canggung Belimbing Pekon (Desa) Bandar Dalam Kecamatan Bengkunat, Jumat (6/10/23). Foto: Ist

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Perahu nelayan di Pantai Karang Canggung Belimbing Pekon (Desa) Bandar Dalam Kecamatan Bengkunat terbalik usai dihantam ombak besar, sebanyak 6 orang nelayan berhasil di evakuasi atas insiden tersebut.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra melalui Kabag Ops AKP Abdul Rasyid mengatakan bahwa peristiwa tersebut melibatkan dua unit kapal nelayan yang sedang mencari ikan, karena kondisi ombak besar perahu terbalik.

"Memang benar peristiwa nya hari ini melibatkan 2 perahu nelayan karena terhempas ombak besar saat sedang melaut, karena memang kondisi laut sedang tidak bersahabat," kata dia, Jumat (6/10/2023).

Rasyid mengatakan, pihaknya mendapat informasi tersebut dari warga dan langsung menuju lokasi untuk membantu masyarakat melakukan evakuasi terhadap korban, tiba di lokasi polisi bersama nelayan langsung membantu korban.

"Kita berhasil melakukan evakuasi terhadap 6 orang nelayan yang menggunakan 2 perahu yang terbalik dan terombang ambing di tengah laut menuju bibir pantai, semua nya berhasil selamat hanya mengalami luka-luka," kata dia.

Korban yakni Purwanto (25) mengalami luka lecet pada bagian kaki sebelah kiri, kemudian Ceceo (21) mengalami luka ringan di pundak, Eko (23) tidak mengalami luka-luka, ketiga nya merupakan warga Pekon Bandar dalam, Bengkunat.

"Mereka bertiga menggunakan perahu bertuliskan 'Lambung Anugerah'," ujarnya.

Sedangkan 3 korban lain menggunakan perahu 'Lambung Kian Santang' bernama Munajam (33), Wardi (45), Rasam (40), ketiganya merupakan warga Pekon Bandar Dalam, namun tidak mengalami luka apa pun.

Rasyid menghimbau kepada seluruh masyarakat yang hendak melaut mencari ikan agar lebih waspada dan berhati-hati akibat cuaca buruk gelombang besar serta berharap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

"Terlebih saat ini kondisi alam sedang tidak menentu sehingga nelayan harus bisa membaca situasi apabila memang tidak memungkinkan untuk melaut jangan dipaksakan agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan," pungkasnya. (*)