• Kamis, 23 Mei 2024

Bulog Lampung Sudah Salurkan 20.300 Ton Beras Program SPHP

Jumat, 29 September 2023 - 13.20 WIB
115

Plt Pimpinan Perum Bulog Kanwil Lampung, Nurman Susilo, saat dimintai keterangan, Jumat (29/9/2023). Foto:Ria/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung menyebut jika sampai saat ini pihaknya sudah menyalurkan 20.300 ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

"Untuk program SPHP sampai saat ini kurang lebih sudah 20.300 ton beras yang sudah kita salurkan ke toko dan juga pasar," kata Plt Pimpinan Perum Bulog Kanwil Lampung, Nurman Susilo, saat dimintai keterangan, Jumat (29/9/2023).

Ia mengatakan, beras SPHP tersebut sudah disalurkan ke 100 pasar dan 300 toko yang tersebar secara merata di 15 kabupaten/kota di Lampung.

Beras SPHP tersebut dijual oleh Bulog Rp9.950 per kilogram. Sementara untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP yaitu Rp10.900 per kilogram.

"Untuk toko dan pasar dua bulan ini bertambah terus. Jumlah nya untuk pasar lebih dari 100, toko nya sudah lebih dari 300 toko. Ini kemungkinan pada bulan Oktober sama atau paling gak bisa bertambah," katanya.

Nurman mengungkapkan, pada bulan September ini beras SPHP yang disalurkan mencapai 1.600 ton dan mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

"Kenapa ini turun karena saat ini sudah mulai penyaluran bantuan pangan dari pemerintah. Penyaluran nya sendiri sampai sekarang sudah sampai angka 72 sampai 75 persen," terangnya.

Ia menambahkan, meski ada bantuan pengan dari pemerintah namun pihaknya terus menggelontorkan beras SPHP guna membantu masyarakat.

"SPHP tetap lanjut meskipun ada bantuan pangan dan gerakan pangan murah. Kita tetap lanjut dengan tiga cara ini. Semoga bisa menahan laju kenaikan harga dan menahan inflasi tidak naik lagi," lanjutnya.

Ia juga mengatakan jika pihaknya selalu siap jika diminta oleh pemerintah daerah untuk membantu dalam kegiatan operasi pasar.

"Kami selalu siap ketika ada permintaan dari pemerintah daerah yang akan mengadakan operasi pasar. Minggu lalu kami mengadakan pasar murah kerjasama dengan Dinas Perkebunan," ungkapnya.

"Selain itu, jika pemerintah kabupaten dan kota ada yang meminta kami juga siap. Seperti kemarin Tanggamus dan Selasa besok Pesawaran. Intinya Bulog harus siap ketika ada permintaan untuk pasar murah," jelasnya.

Nurman menambahkan, sampai saat ini stok beras yang ada di gudang Bulog Lampung sebanyak 32.000 ton, gula putih 30 ton dan minyak goreng 1.500 dus.

"Kalau beras cukup sampai Desember, minyak goreng jauh dari cukup dan gula ini permintaan agak banyak. Nanti kami lakukan pembelian lagi kalau misalkan gula ini habis. Bulan depan kita mulai cari suplayer untuk pengadaan gula lagi," katanya.

Beras SPHP dengan jenis beras medium di kemas dalam jumlah 5 kilogram/karungnya. Di kemas dalam 5 kilogram untuk menghindari kecurangan pedagang menukar kemasan merek Bulog dengan kemasan merek lainnya. (*)