• Minggu, 16 Juni 2024

Pasar Murah di Bandar Jaya Diserbu, Emak-emak: Selisih Seribu Rupiah Sangat Berharga Bagi Kami

Selasa, 19 September 2023 - 11.40 WIB
85

Tampak para pengunjung pasar murah di Bandar Jaya saat mengantri beli beras murah yang disediakan pemerintah. Foto: Towo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Ratusan Ibu-ibu menyerbu acara pasar murah bertajuk Gelar Pangan Murah (GPM) yang diadakan Pemkab Lampung Tengah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bekerjasama dengan Bulog, di Masjid Istiqlal Bandar Jaya, Selasa (19/9/23).

Kondisi naiknya sejumlah bahan kebutuhan pokok, membuat para ibu-ibu menyerbu sejumlah bahan pokok yang dijual dibawah harga pasaran.

Wanti salah satu warga mengaku senang sekali ada pasar murah, Ia mengaku datang dari Putra Subing jauh-jauh ke Bandar Jaya karena ada operasi pasar sembako murah.

“Harga sangat terjangaku untuk kami, terutama beras, ini bahan pokok banget, saya ambil 4 kantong saja, harga per kantong isi 5 kg cuma Rp10.600 per kg, ini termasuk murah kita terbantu sekali. Kalau di warung selisih jauh, harga umum Rp13.000, gimana enggak jadi rebutan, bagi kami ini sangat murah,” katanya.

Masih kata Wanti, Telur di pasar murah lebih murah 1000 rupiah dari harga pasaran, di Pasar Rp25.000, di pasar murah Rp24.000.

Dalam kesempatan itu Wanti meminta pemerintah daerah setempat lebih sering buka pasar murah seperti ini, karena sangat membantu masyarakat kecil seperti dirinya, “selisih harga 1000 saja, sangat bermanfaat bagi Kami,” ujarnya.

Warga lainnya Sariah dari Bandar Jaya Barat yang sehari-hari berjualan lontong sayur mengaku memborong beras murah.

“Saya beli 10 Bungkus, untuk stok jualan lontong, lumayan harga ada selisih banyak dari Pasar. Saya biasa beli Rp13.000, disini cuma Rp10.600. lumayan untuk usaha kayak saya ini,” katanya.

Menurut Sariah harga sembako belakangan ini harganya makin naik, Ia pun berharap agar pemerintah segera menurunkan harga kebutuhan bahan pokok.

Kadis Ketahanan Pangan Jumali mengatakan Gelar Pangan Murah (GPM) merupakan program dari pemerintah pusat.

Tujuan diadakan GPM untuk mensetabilkan harga kebutuhan pokok agar tidak naik tinggi.

“Sasaran kita, dekat pusat perekonomian, Pasar-pasar, sehingga nantinya harga di pasar bisa stabil dengan harga wajar. Dalam gelar pangan murah dijual mulai dari Telor, Beras, Minyak Goreng dan Gula Pasir,” terangnya.

“Beras kita siapkan 8 Ton, Telur 500 Kg, habis Semuanya, dengan harga di bawah Pasar,” tutupnya. (*)