• Jumat, 21 Juni 2024

Curhat Merasa Sering Dibohongi, Wakil Ketua DPRD Lambar Ancam Mundur dan Potong Alat Kelamin

Selasa, 19 September 2023 - 16.34 WIB
1.4k

Rapat paripurna di ruang sidang margasana DPRD setempat, Selasa (19/9/2023). Foto: Iwan/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Wakil ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Sutikno curhat jelang rapat paripurna dengan acara penyampaian pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap dua Ranperda Kabupaten Lambar yang digelar di ruang sidang margasana DPRD setempat, Selasa (19/9/2023).

Di hadapan anggota dewan yang hadir dan sejumlah kepala perangkat daerah, Sutikno menyampaikan bahwa ia dan anggota DPRD lainnya merasa dibohongi oleh pemerintah sejak bertahun-tahun.

"Perlu saya sampaikan bahwa selama 10 tahun saya jadi pimpinan DPRD, saya sering dibohongi. Dana aspirasi tidak pernah terealisasi dan selalu dipersulit. Yang terakhir nilainya hanya Rp100 juta tapi masih tidak direalisasikan," ujar Sutikno.

Sutik, begitu sapaan akrab Sutikno juga menyebut, apa yang ia sampaikan merupakan 'unek-unek' semua anggota DPRD Lambar dan demi anggota DPRD yang lain pula ia berani protes.

"Saya tidak apa-apa nama saya jelek, asal ini tersampaikan. Kalau Sutikno ini berbohong saya berani potong titit. Makanya hari ini saya duduk saja di bawah bersama anggota yang lain, enggak usah di atas. Saya jadi pimpinan merangkap anggota saja," tegas Sutik.

Dikonfirmasi mengenai jabatannya sebagai wakil ketua I DPRD namun memilih duduk di bawah bersama anggota, Sutikno mengaku akan lapor partai dan mundur dari jabatan wakil ketua DPRD di Bumi Beguai Jejama Sai Betik itu.

"Saya segera lapor partai, mau mundur dari wakil ketua. Percuma jadi pimpinan hanya memperkaya orang saja. Ini sudah terlalu lama dan ini puncaknya, bukan hanya periode ini saja, tapi dari periode sebelumnya tidak ada dana Aspirasi DPRD,"  keluh Sutik.

Usai paripurna, Penjabat (Pj) Bupati Lambar, Nukman mengatakan, pada prinsipnya pemerintah berkeinginan mengakomodir semua usulan DPRD, hanya saja karena keterbatasan anggaran jadi tidak semua usulan bisa dikabulkan.

"Dari segi anggaran tidak ada yang kita simpan-simpan, sudah sesuai fakta dan realita yang ada. Tapi kita sudah komunikasi dengan pimpinan dan ketua-ketua Fraksi, sudah di diskusikan. Jadi di internal sudah di bahas, namun walaupun diakomodir nantinya mungkin tidak sesuai dan kita upayakan di anggaran perubahan," ujar Nukman.

"Bicara angka, besar kecil nya belum bisa kita jawab sekarang. Semua menyesuaikan dengan kondisi anggaran, mungkin nanti setelah pembahasan tingkat komisi bisa kita jawab. Untuk jadwal pengesahan perubahan diagendakan Rabu depan, mudah-mudahan semua sesuai dengan agenda yang ada," pungkasnya. (*)