• Sabtu, 13 Juli 2024

Program Museum Keliling, UPTD Museum Ketransmigrasian Lampung Hadir di Mesuji, Tuba dan Tubaba

Rabu, 30 Agustus 2023 - 13.14 WIB
1.3k

UPTD Museum Ketransmigrasian Lampung saat sosialisasi Museum Keliling tahun 2023. Foto: Suhaili/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran - UPTD Museum Ketransmigrasian Lampung menggelar acara sosialisasi Museum Keliling tahun 2023 dengan mengunjungi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang (Tuba) dan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Urutan kunjungan kegiatan yang mengusung tema 'Museum Sebagai Inspirasi dan Peradaban Bangsa' yaitu pada tanggal 22 Agustus 2023 kunjungan museum keliling di SMAN 1 Menggala, Kabupaten Tuba, tanggal 25 Agustus 2023 di SMAN 1 Tanjung Raya, Mesuji dan tanggal 29 Agustus 2023 di SMAN 2 Tulangbawang Udik, Kabupaten Tubaba.

Ketua panitia Museum Keliling, Mahmud dalam laporannya menyampaikan, Museum Keliling bertujuan memperkenalkan Museum Ketransmigrasian kepada masyarakat khususnya Jenjang pendidikan tingkat  menengah melalui guru-guru sejarah dan Wali Kelas baik di Kabupaten Mesuji, Tuba dan Tubaba.

"Selain itu, juga mendorong Kapasitas UPTD Museum Ketransmigrasian sebagai Sumber Belajar Sejarah Ketransmigrasian dan Destinasi Wisata Pendidikan untuk jenjang pendidikan tingkat menengah dan masyarakat Indonesia serta dunia," kata Mahmud, Rabu (30/8/2023).

Ia menyebutkan, jumlah peserta museum keliling untuk setiap kabupaten yaitu berjumlah 100 peserta, yang terdiri dari guru sejarah dan wali kelas SMA.

"Kami berharap kegiatan ini dapat bermafaat bagi kita semua dan  dapat menjadi momentum untuk memajukan Museum  Ketransmigrasian Provinsi Lampung," harapnya.

Sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung yang dibacakan Kepala  UPTD Museum Ketransmigrasian Lampung, Hana Kurniati mengatakan, Disdikbud Provinsi Lampung melalui  UPTD Museum Ketransmigrasian Lampung selalu berupaya  mendorong kepedulian masyarakat terhadap keberadaan museum.

"Untuk dapat mewujudkan hal tersebut harus diawali dari pihak museum itu sendiri, yaitu dengan melakukan pendekatan dan upaya jemput bola atau hadir langsung di tengah masyarakat  guna memperkenalkan keberadan museum ketransmigrasian Lampung," ungkap Hana.

Museum Ketransmigrasian Lampung merupakan satu-satunya museum khusus ketransmigrasian yang ada di Indonesia bahkan dunia, yang didirikan sebagai upaya untuk melestarikan sejarah transmigrasi di Indonesia

Dengan dilaksanakan kegiatan museum keliling ini, tugas dan  fungsi museum menjadi lebih dikenal oleh masyarakat, khususnya para pengajar di sekolah. Sehingga dapat mendorong  kepedulian terhadap upaya Pelestarian, Pelindungan dan Pemanfaatan Museum Ketransmigrasian Lampung.

Selain itu tambah Hana, melalui kegiatan ini diharapkan menambah wawasan para peserta dan dapat menginformasikan, mengajak dan menghimbau kepada masyarakat lua,s agar dapat mengenal lebih dekat keberadaan museum ketransmigrasian.

"Dengan cara berkunjung langsung ke museum ketransmigrasian Lampung yang berlokasi di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran," terangnya. (*)