• Sabtu, 13 Juli 2024

Gempa dengan Magnitudo 5,0 Terjadi di Pesisir Barat Lampung

Rabu, 30 Agustus 2023 - 10.32 WIB
192

Pantauan di Website www.bmkg.go.id Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 5,0 terjadi di barat daya wilayah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Provinsi Lampung, Rabu (30/8/2023) pukul 09.17 WIB

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa bumi tersebut berada  di koordinat 5,88° LS ; 103,98° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 76 Km arah Barat Daya Pesisir Barat, Lampung pada kedalaman 16 km, sekitar 94 Km barat daya Pesisir Barat.

"Sementara jenis gempa dangkal yang dipicu sesar aktif dasar laut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser," ungkap Daryono, dalam laporan tertulisnya.

Dampak gempa bumi tersebut dapat dirasakan di daerah Liwa, Lampung Barat pada skala II MMI, getarannya dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Atas kejadian itu, warga diimbau mewaspadai kemungkinan terjadi gempa bumi susulan, meskipun BMKG menyatakan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 5,0 di barat daya Pesisir Barat tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Sementara dari pantauan di Website www.bmkg.go.id, hingga pukul 10.10 WIB tercatat terdapat satu gempa susulan.

Sebelumnya, wilayah Lampung khususnya di Kabupaten Lampung Barat pada hari Selasa (22/8/2023) mengalami lima kali gempa bumi.

Berdasarkan data informasi dari website BMKG Lampung. Gempa bumi pertama terjadi pada pukul 15.06 WIB dengan kekuatan magnitudo (M) 2.5 pada kedalaman 6 kilometer (Km), terletak di 41 Km Tenggara Lambar.

Gempa bumi kedua dan ketiga terjadi pada kedalaman yang sama dengan sebelumnya. Gempa bumi kedua terjadi pukul 16.54 WIB berkekuatan M2.2, tereletak di 42 Km Tenggara. Untuk ketiga kalinya terjadi pukul 17.02 WIB kekuatan M2.5 jugaterletak di 42 Km Tenggara.

Sementara itu, pukul 17.26 WIB kali keempat gempa bumi di daerah tersebut berkekuatan M2.4 kedalaman 5 Km berlokasi di 41 Km Tenggara. Sedangkan gempa bumi kelima pukul 17.51 WIB berkekuatan M2.8 kedalaman 6 Km di lokasi 42 Km Tenggara.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudy Hariyanto menjelaskan, sering terjadinya guncangan gempa yang terjadi di Lampung, hal ini karena adanya pergerakan lempeng bumi di sekitaran provinsi Lampung.

"Tapi yang namanya gempa bumi ini belum bisa di prediksi baik tempat kejadian, waktu dan kekuatannya. Namun jelasnya, gempa bumi seperti yang terjadi ini tidak berpotensi stunami," ungkapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto mengatakan, upaya yang dilakukan untuk meminimalisir korban jiwa ketika terjadi bencana ialah dengan mitigasi bencana.

Adapun lokasi mitigasi bencana yang menjadi prioritas ialah di lingkungan sekolah. Hal tersebut mengingat bencana yang bisa datang sewaktu-waktu dan sekolah menjadi tempat yang paling rawan.

"Sekolah jadi lokasi yang harus diperhatikan jika terjadi bencana. Karena ketika bencana datang khawatir nya anak-anak sedang belajar dalam ruangan. Sehingga mereka harus tahu sejak dini seperti apa penyelamatan pertama," jelas dia, baru-baru ini. (*)