8 Hari Dibuka, Baru 12 Orang Gunakan Layanan 78 Menit di BPN Lamsel
Kantor Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Tanah (Kantah) Lampung Selatan (Lamsel). Foto: Handika/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Delapan hari dibuka, baru 12 orang memanfaatkan layanan 78 menit di Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Tanah (Kantah) Lampung Selatan (Lamsel).
Kepala ATR/BPN Kantah Lamsel, Seto Apriyadi mengatakan, selama 8 hari pembukaan pelayanan 78 menit, baru 12 orang yang membuktikan layanan itu.
"Rinciannya 6 orang mengurus roya atas hak tanggungan. Lalu 4 orang mengurus kegiatan peralihan hak, dan 2 orang peningkatan hak," kata Seto, saat dikonfirmasi, Jumat (18/8/2023) sore.
Mengingat layanan tersebut dibuka hingga akhir Agustus 2023, ATR/BPN Kantah Lamsel masih akan menunggu pemohon yang datang langsung tanpa surat kuasa.
"Imbauan kami, masyarakat dapat memanfaatkan program ini tanpa dikuasakan dengan datang langsung ke Kantah BPN Lampung Selatan," tandas Seto.
Baca juga : Sambut HUT RI, BPN Lamsel Beri Layanan Peralihan Hak Hingga Urus Sertifikat Tanah Hanya 78 Menit
Salah seorang pengguna layanan, Joko Pramono mengaku, pelayanan peningkatan hak dari hak guna bangunan ke hak milik selesai tak sampai 78 menit.
"Dengan adanya one day service 78 menit sudah beres tanpa surat kuasa, Alhamdulillah dipermudah yang SOP-nya 5 hari kerja, ini bahkan tidak sampai 78 menit. Semua pelayanan ramah dan baik," singkat Joko Pramono.
Diberitakan sebelumnya, menyambut HUT RI ke-78, ATR/BPN Kantah Lamsel membuka layanan inovasi 'one day service' yang hanya membutuhkan waktu 78 menit selesai.
Inovasi 78 menit tersebut berlaku mulai dari tanggal 8 hingga 31 Agustus 2023. (*)
Berita Lainnya
-
Penyelundupan 807 Burung Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni
Senin, 15 Juni 2026 -
Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu: PTPN I Paling Siap Dukung Ketahanan Energi
Rabu, 10 Juni 2026 -
Pesta Pernikahan di Lampung Selatan Diserbu Tawon Vespa, Tamu Undangan Kocar-kacir
Selasa, 09 Juni 2026 -
Jatuh dari Kapal di Selat Sunda, Warga Lampung Utara Bertahan Semalaman di Laut dan Selamat di Pulau Penjurit
Jumat, 05 Juni 2026








