Diduga Gegara Puntung Rokok Pemancing, Tempat Pembuangan Sampah Karangrejo Metro Terbakar
Sejumlah personel Damkar dan Penyelamatan Satpol-PP Kota Metro saat melakukan pemadaman terhadap api yang membakar gunungan sampah di TPAS Karangrejo, Kecamatan Metro Utara. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Diduga akibat puntung rokok milik pemancing yang dibuang sembarangan, Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo, Kecamatan Metro Utara terbakar, Kamis (17/8/2023) dini hari.
Informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, kabar terbakarnya TPAS itu viral di pesan berantai WhatsApp sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Damkar dan Penyelamatan Satpol-PP Kota Metro, Marwan Hakim mengungkapkan, api yang melalap gunungan sampah di TPAS Karangrejo tersebut terjadi mulai pukul 00,30 WIB.
"Dari laporan Kabid di DLH kepada kami, kebakaran itu telah terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Kemudian Satgas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Satpol-PP Kota Metro menindaklanjuti laporan kebakaran tersebut," kata Marwan.
Sebanyak tiga unit Damkar dengan belasan personel dikerahkan melakukan pemadaman terhadap gunungan sampah di TPAS Karangrejo tersebut.
"Personel Damkar yang diturunkan berjumlah 13 orang dengan mobil pemadam 3 unit. Alhamdulillah api dapat dipadamkan sekitar 1 jam lebih, kira-kira 90 menit kemudian," ungkapnya.
Dari hasil penyelidikan petugas, api diduga berasal dari puntung rokok milik pemancing di sekitar sungai dekat TPAS Karangrejo tersebut.
"Di lokasi itu kalau waktu malam hari banyak pemancing yang lewat di sebelah pagar TPAS. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dan kerugian materi dari kebakaran itu," sambungnya.
Pria yang akrab disapa Hakim tersebut juga menyampaikan bahwa dalam proses pemadaman api disaksikan oleh sejumlah pejabat Pemkot setempat.
"Saat proses pemadaman semalam juga disaksikan pak Sekda, pak Assisten II, kemudian Kadis LH serta para Kabid dan Kasi pada Dinas LH," ujarnya.
Tak hanya itu, Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol-PP Kota Metro tersebut juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar dapat menginformasikan setiap peristiwa kegawatdaruratan melalui call center terintegrasi 112.
"Setelah itu petugas Damkar melakukan evakuasi dan pengecekan, kemudian setelah dipastikan aman petugas kembali ke pos Damkar," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Tommy Gunawan: Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Demokrasi
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Jelang Lebaran, Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Pangan di Sejumlah Pasar
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kisruh Anggaran Media Rp200 Juta di Metro, Rozi Fernando Desak APH Periksa Anggaran Diskominfotik
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kritik Pinjaman ke Bank Lampung, Anggota DPRD Metro Siap Lepas Fasilitas Bantu Bayar Bunga
Kamis, 12 Maret 2026



