Beberapa Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Produk Kecantikan Bahayakan Ginjal, Ini Daftarnya
Ilustrasi. Foto: Badan POM
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Pengawas Obat dan
Makanan (BPOM) RI, mencabut izin edar terhadap beberapa produk obat
tradisional, suplemen kesehatan hingga kosmetik kecantikan yang dinilai
berbahaya untuk ginjal.
Pencabutan izin edar tersebut juga dilakukan oleh BBPOM di Bandar Lampung. Kegiatan tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2015, 2022 hingga terkahir kali dilakukan pada bulan Maret 2023.
"Penarikan sudah dilakukan, beberapa produk sudah dibatalkan Nomor Izin Edar (NIE) ada yang tahun 2015, 2022, dan terakhir pada Maret 2023," ujar Plt Kepala BBPOM di Bandar Lampung, Zamroni, saat dimintai keterangan, Kamis (3/8/2023).
Ia mengatakan jika penarikan sendiri dilakukan oleh pemilik izin edar, sementara BBPOM di Bandar Lampung bertugas untuk melakukan pengawalan guna memastikan produk tersebut tidak beredar di pasaran.
"Pengawasan di lakukan di sarana distribusi secara rutin dilakukan oleh petugas BBPOM, jika ditemukan produk tersebut maka diminta untuk return dan bukti return dilaporkan," katanya.
Berdasarkan data dari BPOM RI produk obat tradisional, suplemen kesehatan, dan kosmetik yang berbahaya untuk ginjal diantaranya:
Obat Tradisional
Pegal Linu Husada cap Tawon Klenceng, Pegal Linu cap Akar Daun, Sirandi (botol kaca dan botol plastik), Liu Shen Shui (obat sakit perut), Cairan sakit perut Kupu Cair Chi Chung Shui, New Tay Pin San Jamu untuk sakit perut dan kembung.
Produk Suplemen Kesehatan ialah Feroglobin Kid Drops.
Produk Kecantikan
CASANDRA Glam Nude Lip Cream 2, CASANDRA Lipstick Colorfix No.6, LA WIDYA CURCUMIN Day Cream, BIOGOLD Night Cream. (*)
Video KUPAS TV : Maling Motor di Pringsewu Babak Belur Diamuk Massa
Berita Lainnya
-
Nikmati Liburan Nyaman dengan Harga Terjangkau, Holiday Inn Lampung Bukit Randu Hadirkan Promo 'April Stay & Save'
Selasa, 31 Maret 2026 -
2.866 Siswa Lolos SNBP 2026 di Unila, Mayoritas dari Lampung
Selasa, 31 Maret 2026 -
Dinkes Bandar Lampung Catat 33 Kasus DBD hingga Maret 2026, Warga Diminta Tetap Waspada
Selasa, 31 Maret 2026 -
Bandara Radin Inten II Catat 83.977 Penumpang dan 551 Pergerakan Pesawat Saat Lebaran 2026
Selasa, 31 Maret 2026








