Anggarkan Rp7,3 Miliar, Pemkot Bandar Lampung Siapkan Beasiswa Bagi Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Plt Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung Mulyadi. Foto: Yudha/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Kota
(Pemkot) Bandar Lampung akan memberikan bantuan pendidikan kepada 1.000 siswa
tingkat SMA dan SMK, serta kepada 1.000 mahasiswa S1, dianggarkan sebesar Rp7,3
milyar.
Plt Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung Mulyadi mengatakan,
bantuan pendidikan itu hanya diberikan kepada yang kurang mampu dan
berprestasi.
Untuk mekanisme penyaluran bantuan pendidikan
tersebut belum ditentukan, tetapi untuk mekanisme pendataan calon penerima
dilakukan oleh pihak Kelurahan serta Kecamatan di seluruh Kota Bandar Lampung.
"Jadi ini hanya sekali bantuan pendidikan,
jadi ibu Walikota itu punya program untuk memberi bantuan pendidikan kepada
siswa yang mau masuk SMA SMK dan perguruan tinggi," ujar Mulyadi saat
ditemui diruang kerjanya Rabu (21/6/2023).
"Nanti semuanya didata dulu oleh Lurah dan
Camat baru ngasih ke kita. Total 20 kecamatan artinya 50 orang perkecamatan,
syaratnya tidak mampu dan berprestasi, jadi kalau dia berprestasi dan mampu
nggak bisa juga," jelasnya.
Kedua syarat itu harus terpenuhi kata Mulyadi
yakni berprestasi dan tidak mampu sehingga tidak hanya salah satunya saja.
"Kalau dia berprestasi tapi mampu ya gak
bisa, atau dia tidak mampu dan tidak berpestasi juga tidak, jadi harus tidak
mampu dan berprestasi," jelasnya.
Pihaknya belum dapat mengkalkulasikan berapa
jumlah bantuan yang akan diterima itu, pihaknya masih akan menunggu data dari
pihak Kecamatan seluruh Kota Bandar Lampung.
"Kita belum bisa kalkulasi saat ini karena
data yang ada belum belum masuk,” tandasnya.
Bantuan pendidikan itu terang Mulyadi, hanya
untuk SMA SMK negeri dan perguruan tinggi negeri, belum diperuntukan bagi
pelajar atau mahasiswa swasta.
"Kita masih fokus yang negeri, kita lihat
bagaimana nantinya, dan itu hanya untuk putra-putri Kota Bandar,"
jelasnya.
Program bantuan tersebut baru pertama kalinya
dilakukan di Kota Bandar Lampung, sehingga dirinya berharap program itu dapat
berjalan lancar pada tahun ini sehingga dapat dilanjutkan pada tahun
selanjutnya.
Dirinya juga menghimbau kepada siswa dan mahasiswa
Kota Bandar Lampung yang merasa dirinya kurang mampu dan berprestasi agar
menyampaikan kepada kelurahan atau kecamatan asal domisilinya. "Iya bisa
datang ke Kelurahan atau Kecamatan supaya bisa didata," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Usulan UIN Raden Intan Lampung, Wan Abdurachman Direkomendasikan Jadi Pahlawan Daerah
Selasa, 25 Februari 2025 -
Himatika UIN Raden Intan Lampung Sukses Gebyar Himatika 5.0
Selasa, 25 Februari 2025 -
Promosi Doktor Hukum ke-30 di Unila: Model BUMdes Berbadan Hukum
Senin, 24 Februari 2025 -
Jihan Nurlela: Sekolah Tidak Boleh Tahan Ijazah, Study Tour Hanya di Wilayah Lokal
Senin, 24 Februari 2025