Bandar Lampung Expo 2023 Jadi Ajang Promosi Produk Unggulan UMKM
Salah satu stand di Bandar Lampung Expo 2023 yang digelar di Lapangan Saburai, Kecamatan Enggal, Jumat (16/6/2023). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Perhelatan Bandar Lampung
Expo 2023 yang digelar di Lapangan Saburai, Kecamatan Enggal beberapa hari
terakhir, dimanfaatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal
untuk melakukan promosi.
Bandar Lampung Expo sendiri, digelar dalam rangka memperingati
HUT kota Bandar Lampung ke-341.
Dimana seluruh Dinas Pemkot setempat, mendirikan stand di
Lapangan Saburai, dengan menyajikan produk unggulannya masing-masing.
Seperti halnya, pada Dinas Koperasi dan UMK Kota Bandar
Lampung, mereka menampilkan berbagai produk dari hasil UMKM binaannya.
"Kita sangat semangat dan antusias mengikuti perhelatan
Bandar Lampung Expo, karena ini merupakan salah satu ajang promosi UMKM yang
ada di Bandar Lampung," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMK Kota Bandar
Lampung, Riana Apriana, saat ditemui di standnya, Jumat (16/6/2023).
Riana mengaku, selain menjadi ajang promosi, acara tahunan
ini juga bisa memperoleh keuntungan dengan menjual produk UMKM nya.
"Alhamdulillah perkiraan Rp500 sampai Rp1 juta per
harinya. Kebanyakan pengunjung beli keripik lalu kerudung, dan kebetulan
kemarin kita ada diskon kerudung juga hanya Rp50 ribu, mangkanya Alhamdulillah
ramai," ungkapnya.
Adapun jelasnya, produk yang dipamerkan disini merupakan
UMKM binaan, mulai dari keripik hingga tapis selendang kemudian tas dan juga
souvernir.
"Ya sekitar 250 UMKM. Tapi itu secara bergantian tidak
semuanya," kata dia.
Hal senada juga disampaikan, Penjaga Stand Dinas Perdagangan
Kota Bandar Lampung, Susilawati. Menurutnya, per hari omset nya mencapai Rp500
hingga Rp1 juta.
"Dengan pengunjung perharinya lebih dari 25 pengunjung.
Ya tergantung cuaca juga, seperti hari ini hujan, jadi pengunjung juga
sepi," kata dia.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, memang ini kesempatan
bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya.
"Kalau di UMKM binaan kita ada, kain tapis, souvenir
kayak gantungan kunci dan lain sebagainya. Kalau kali ini kita melibatkan 6
UMKM binaan kita," ujar Susilawati. (*)
Berita Lainnya
-
Alumni Sastra Inggris Universitas Teknokrat Berkarier di Perusahaan Asuransi Jepang Terkemuka di Jakarta
Jumat, 22 Mei 2026 -
Melonjak Rp 2.050 per Kg, Singkong Jadi 'Ladang Dolar' Baru Petani Lampung
Jumat, 22 Mei 2026 -
Jelang Idul Adha, KPPU Temukan Harga Enam Komoditas Pangan di Lampung di Atas HET
Jumat, 22 Mei 2026 -
Mantan Direktur Venos Lampung Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan Rp 125 Juta
Jumat, 22 Mei 2026








