Presiden Jokowi Dipastikan Batal Kunjungi Lampung Pada Pembukaan PTTGN ke-24
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, Qodratul Ikhwan saat dimintai keterangan awak media. Foto: Echa/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Presiden Joko Widodo dipastikan
batal mengunjungi Lampung dalam pembukaan Pekan Teknologi Tepat Guna (TTG)
Nusantara XXIV Tahun 2023 yang akan di laksanakan di Pusat Kegiatan Olahraga
(PKOR) Way Halim, Kota Bandar Lampung.
Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan
Kesra Pemprov Lampung, Qodratul Ikhwan usai menghadiri kegiatan pembukanLampung
Craft Tahun 2023 di Gedung Graha Wangsa, Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota
Bandar Lampung.
"Seperti nya tidak (hadir) karena kan besok acara nya,
kemarin juga kan tentatif tetapi karena kesibukan Presiden dan Presiden juga
baru dari sini kan jadi mungkin Menteri (Mendes PDTT) yang akan hadir,"
kata dia saat di wawancara wartawan, Selasa (6/06/2023).
Selain menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan
Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Qodratul juga mengatakan bahwa sebanyak 38
Provinsi yang ada di Indonesia sudah mengkonfirmasi kehadiran nya pada kegiatan
TTG Nusantara XXIV Tahun 2023.
"38 Provinsi ikut semua ada perwakilan nya semua dan
mudah-mudahan hari ini mereka sudah sampai di Lampung karena sehari sebelumnya
mereka sudah banyak yang datang," pungkasnya.
Kegiatan TTG tersebut kata Qodratul akan di manfaatkan
sebagai upaya untuk memajukan daerah-daerah tertinggal yang ada di Provinsi
Lampung dan hal itu akan menjadi prioritas Pemprov Lampung termasuk Pekon
(Desa) Way Haru yang ada di Kabupaten Pesisir Barat.
"Khusus untuk Way Haru memang ada sedikit masalah
karena dia melintasi kawasan TNBBS yang tidak bisa dibuka dan itu tergantung
Kementrian apabila diizinkan, dulu kan pernah di izinkan tetapi dinamakan jalan
Patroli tidak boleh di aspal dan lebar nya hanya 3 meter tetapi karena ada
masalah tempo hari sehingga izin nya di cabut," kata dia.
Terkait solusi dari persoalan tersebut kata dia semua pihak
harus mempunyai komitmen, tinggal bagaimana dengan apa yang sudah di sepakati
itu yang harus di jalankan. "Karena dulu kan sudah kita sepakati jalan
Patroli iya komitmen aja disitu pasti bisa," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
PTPN I (Persero) Targetkan Ekspor Tembakau ke Rusia-China di 2026
Jumat, 15 Mei 2026 -
Ribuan Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Aktivitas di Rumah Makin Nyaman dan Lancar
Kamis, 14 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026








