• Jumat, 15 Mei 2026

Presiden Jokowi Dipastikan Batal Kunjungi Lampung Pada Pembukaan PTTGN ke-24

Selasa, 06 Juni 2023 - 13.12 WIB
159

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, Qodratul Ikhwan saat dimintai keterangan awak media. Foto: Echa/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Presiden Joko Widodo dipastikan batal mengunjungi Lampung dalam pembukaan Pekan Teknologi Tepat Guna (TTG) Nusantara XXIV Tahun 2023 yang akan di laksanakan di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, Qodratul Ikhwan usai menghadiri kegiatan pembukanLampung Craft Tahun 2023 di Gedung Graha Wangsa, Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.

"Seperti nya tidak (hadir) karena kan besok acara nya, kemarin juga kan tentatif tetapi karena kesibukan Presiden dan Presiden juga baru dari sini kan jadi mungkin Menteri (Mendes PDTT) yang akan hadir," kata dia saat di wawancara wartawan, Selasa (6/06/2023).

Selain menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Qodratul juga mengatakan bahwa sebanyak 38 Provinsi yang ada di Indonesia sudah mengkonfirmasi kehadiran nya pada kegiatan TTG Nusantara XXIV Tahun 2023.

"38 Provinsi ikut semua ada perwakilan nya semua dan mudah-mudahan hari ini mereka sudah sampai di Lampung karena sehari sebelumnya mereka sudah banyak yang datang," pungkasnya.

Kegiatan TTG tersebut kata Qodratul akan di manfaatkan sebagai upaya untuk memajukan daerah-daerah tertinggal yang ada di Provinsi Lampung dan hal itu akan menjadi prioritas Pemprov Lampung termasuk Pekon (Desa) Way Haru yang ada di Kabupaten Pesisir Barat.

"Khusus untuk Way Haru memang ada sedikit masalah karena dia melintasi kawasan TNBBS yang tidak bisa dibuka dan itu tergantung Kementrian apabila diizinkan, dulu kan pernah di izinkan tetapi dinamakan jalan Patroli tidak boleh di aspal dan lebar nya hanya 3 meter tetapi karena ada masalah tempo hari sehingga izin nya di cabut," kata dia.

Terkait solusi dari persoalan tersebut kata dia semua pihak harus mempunyai komitmen, tinggal bagaimana dengan apa yang sudah di sepakati itu yang harus di jalankan. "Karena dulu kan sudah kita sepakati jalan Patroli iya komitmen aja disitu pasti bisa," pungkasnya. (*)

Editor :