Pencuri Motor di Metro Sarankan Temannya yang Kabur untuk Sembunyi
Jepri Fernando (19) saat ditampilkan dalam Konpers di Polres Metro. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro
- Seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor di Metro Timur yang
tertangkap basah oleh warga menyarankan temannya yang kabur bersembunyi, agar
lolos dari sergapan polisi yang kini tengah memburunya.
"Kalau menurut saya baik-baik aja gimana caranya, kalau
mau menyerahkan diri ya silakan menyerahkan diri kalau mau kabur ya kabur aja,
jangan sampai ketahuan sekalian," imbuhnya, dalam konferensi Pers yang
digelar Mapolres Metro, Selasa (6/6/2023).
Kepada awak media, tersangka bernama Jepri Fernando (19)
warga Desa Tanjung Ratu Ilir Kecamatan Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah
itu menerangkan motifnya mencuri motor di Metro, yaitu untuk memenuhi hasratnya
main judi Slot dan membeli narkoba jenis sabu-sabu.
Dirinya bahkan tidak ragu saat menyebutkan perannya ketika
melancarkan aksi pencurian satu unit motor merk Honda Beat warna silver yang
terparkir di halaman Bimbingan Belajar (Bimbel) Nest Academy, Jalan Tawes nomor
2A Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur pada Jum'at (2/6/2023) sekitar
pukul 15.00 WIB.
"Hasil jualannya itu kan kita bagi dua. Uang
penjualannya buat main slot sama buat beli sabu juga," kata tersangka
Jepri Fernando.
BACA JUGA: Viral!
Detik-detik Pencuri Motor di Metro Ditangkap dan Jadi Bulan-bulanan Warga
Jepri menceritakan, dirinya tertangkap setelah aksi
kejar-kejaran dengan warga dan membuatnya terjatuh di wilayah Jalan AH
Nasution, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur.
"Kemarin itu ketangkap nya karena jatuh, saya sudah dua
kali maling motor di Metro yang pertama itu di Metro Utara yang kedua di Metro
Timur, dan ketangkep itu pas ngambil motor di Metro Timur," ujarnya.
"Saya ketangkap kawan saya kabur, dia kabur ke arah
Punggur. Kawan yang kabur namanya Hendra alias Mail," cetusnya.
Tersangka menjelaskan bahwa proses pencurian yang
dilakukannya hanya membutuhkan waktu enam detik. Dirinya juga menyarankan
masyarakat agar menambahkan kunci ganda agar kendaraannya tidak dicuri.
"Saya kapok bang, mau insyaf. Kalau motornya nggak mau
dimaling pasang kunci ganda. Kalau kunci stang kanan itu nggak ada
pengaruh," bebernya.
"Kemarin itu cara ngambilnya pakai kunci leter T, dari
mulai menyentuh motor itu bisa 5 sampai 6 detik lalu motor itu bisa diambil.
Yang paling mudah diambil itu motor Beat," sambungnya.
Jepri juga mengungkapkan bahwa komplotannya tidak mengalami
kesulitan saat menjual barang hasil curian. Hal itu lantaran komplotannya telah
memiliki penadah yang siap menerima kendaraan curian di kampungnya.
"Biasanya kita kalau habis ngambil motor kaburnya ke
kampung, rencananya motor itu kita jual biasanya laku Rp 5 jutaan. Kita sudah
ada tempat jual motor itu dan yang beli itu sudah tahu kalau itu motor
malingan. Jadi memang sudah ada yang menadah," tandasnya.
Sebelumnya, sempat viral Dua video amatir detik-detik
penangkapan pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Metro Timur. Pelaku yang
berhasil diringkus tersebut nyaris babak belur menjadi bulan-bulanan
masyarakat.
Motor yang dicuri itu diketahui merupakan milik korban
bernama Annisa Prasetyo Heni. Korban merupakan warga satu Kecamatan dengan
pelaku yaitu di Dusun Purna Yudha, RT 13 RW 04, Kecamatan Way Pengubuan,
Kabupaten Lampung Tengah.
Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho melalui Kasat
Reskrim IPTU Mangara Panjaitan menerangkan bahwa motor korban yang sempat
berhasil dibawa kabur pelaku telah dikunci stang.
"Jadi motor yang diambil tersangka itu terparkir dengan
cara di kunci stang, lalu pelaku merusak kunci kontak tersebut dan sempat
berhasil membawa kabur motornya sebelum akhirnya bisa tertangkap," kata
dia. (*)
Berita Lainnya
-
Tagih Janji Pemkot, PDI-P Kawal Tuntutan Petani Korban Banjir di Metro Selatan
Senin, 11 Mei 2026 -
Bertahun-tahun Jadi Kubangan Bahaya, Jalan Pattimura Akhirnya Diperbaiki Pemprov Lampung
Senin, 11 Mei 2026 -
Dharma Setyawan: UMKM Jangan Hanya Jual Produk, Tapi Bangun Nilai dan Emosi
Senin, 11 Mei 2026 -
KLH Hentikan Sistem Open Dumping TPAS Karangrejo, DPRD Desak Walikota Metro Bergerak Cepat
Senin, 11 Mei 2026








