• Selasa, 12 Mei 2026

Pencuri Motor di Metro Sarankan Temannya yang Kabur untuk Sembunyi

Selasa, 06 Juni 2023 - 13.05 WIB
712

Jepri Fernando (19) saat ditampilkan dalam Konpers di Polres Metro. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor di Metro Timur yang tertangkap basah oleh warga menyarankan temannya yang kabur bersembunyi, agar lolos dari sergapan polisi yang kini tengah memburunya.

"Kalau menurut saya baik-baik aja gimana caranya, kalau mau menyerahkan diri ya silakan menyerahkan diri kalau mau kabur ya kabur aja, jangan sampai ketahuan sekalian," imbuhnya, dalam konferensi Pers yang digelar Mapolres Metro, Selasa (6/6/2023).

Kepada awak media, tersangka bernama Jepri Fernando (19) warga Desa Tanjung Ratu Ilir Kecamatan Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah itu menerangkan motifnya mencuri motor di Metro, yaitu untuk memenuhi hasratnya main judi Slot dan membeli narkoba jenis sabu-sabu.

Dirinya bahkan tidak ragu saat menyebutkan perannya ketika melancarkan aksi pencurian satu unit motor merk Honda Beat warna silver yang terparkir di halaman Bimbingan Belajar (Bimbel) Nest Academy, Jalan Tawes nomor 2A Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur pada Jum'at (2/6/2023) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Hasil jualannya itu kan kita bagi dua. Uang penjualannya buat main slot sama buat beli sabu juga," kata tersangka Jepri Fernando.

BACA JUGA: Viral! Detik-detik Pencuri Motor di Metro Ditangkap dan Jadi Bulan-bulanan Warga

Jepri menceritakan, dirinya tertangkap setelah aksi kejar-kejaran dengan warga dan membuatnya terjatuh di wilayah Jalan AH Nasution, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur.

"Kemarin itu ketangkap nya karena jatuh, saya sudah dua kali maling motor di Metro yang pertama itu di Metro Utara yang kedua di Metro Timur, dan ketangkep itu pas ngambil motor di Metro Timur," ujarnya.

"Saya ketangkap kawan saya kabur, dia kabur ke arah Punggur. Kawan yang kabur namanya Hendra alias Mail," cetusnya.

Tersangka menjelaskan bahwa proses pencurian yang dilakukannya hanya membutuhkan waktu enam detik. Dirinya juga menyarankan masyarakat agar menambahkan kunci ganda agar kendaraannya tidak dicuri.

"Saya kapok bang, mau insyaf. Kalau motornya nggak mau dimaling pasang kunci ganda. Kalau kunci stang kanan itu nggak ada pengaruh," bebernya.

"Kemarin itu cara ngambilnya pakai kunci leter T, dari mulai menyentuh motor itu bisa 5 sampai 6 detik lalu motor itu bisa diambil. Yang paling mudah diambil itu motor Beat," sambungnya.

Jepri juga mengungkapkan bahwa komplotannya tidak mengalami kesulitan saat menjual barang hasil curian. Hal itu lantaran komplotannya telah memiliki penadah yang siap menerima kendaraan curian di kampungnya.

"Biasanya kita kalau habis ngambil motor kaburnya ke kampung, rencananya motor itu kita jual biasanya laku Rp 5 jutaan. Kita sudah ada tempat jual motor itu dan yang beli itu sudah tahu kalau itu motor malingan. Jadi memang sudah ada yang menadah," tandasnya.

Sebelumnya, sempat viral Dua video amatir detik-detik penangkapan pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Metro Timur. Pelaku yang berhasil diringkus tersebut nyaris babak belur menjadi bulan-bulanan masyarakat.

Motor yang dicuri itu diketahui merupakan milik korban bernama Annisa Prasetyo Heni. Korban merupakan warga satu Kecamatan dengan pelaku yaitu di Dusun Purna Yudha, RT 13 RW 04, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.

Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho melalui Kasat Reskrim IPTU Mangara Panjaitan menerangkan bahwa motor korban yang sempat berhasil dibawa kabur pelaku telah dikunci stang.

"Jadi motor yang diambil tersangka itu terparkir dengan cara di kunci stang, lalu pelaku merusak kunci kontak tersebut dan sempat berhasil membawa kabur motornya sebelum akhirnya bisa tertangkap," kata dia. (*)

Editor :