• Jumat, 15 Mei 2026

Masuk Dalam 16 Provinsi Termiskin di Indonesia, Pemprov Lampung Lakukan Dua Langkah Ini

Selasa, 06 Juni 2023 - 16.16 WIB
214

Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Provinsi Lampung, Qodratul Ikhwan, saat ditemui dalam acara Pembukaan Lampung Craft 2023, di Graha Wangsa Lampung, Kecamatan Bumi Waras, Selasa (6/06/2023). Foto: Yudi/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Masuk dalam kategori 16 Provinsi termiskin di Indonesia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung lakukan dua langkah dalam menekan angka kemeskinan, yakni secara instan dan terstruktur.

Hal itu disampaikan Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Provinsi Lampung, Qodratul Ikhwan, menanggapi data yang dirilis Bappenas yang menyebut bahwa angka kemiskinan di Lampung masih berada di angka 9,5 hingga 10 persen dari jumlah penduduk yang ada di Provinsi Lampung.

"Dengan adanya data tersebut tentu mengharuskan kita semakin terpacu menurunkan bahkan menghilangkan angka kemiskinan di Lampung. Kita akan lakukan upaya yang lebih kencang lagi," kata Qodratul, saat ditemui dalam acara Pembukaan Lampung Craft 2023, di Graha Wangsa Lampung, Kecamatan Bumi Waras, Selasa (6/06/2023).

Ia melanjutkan, dua cara instan dan terstruktur tersebut dinilai mampu menekan angka kemiskinan di Provinsi Lampung.

"Kalau secara instan kita akan lakukan peningkatan bantuan-bantuan, apalagi kalau ada kejadian bencana kan itu bisa berdampak pada angka kemiskinan, dan untuk yang terstruktur juga harus kita lakukan pembinaan secara terus menerus," lanjutnya.

Qodratul dirinya berharap, dengan upaya-upaya yang akan dilakukan bisa menekan angka kemiskinan di Provinsi Lampung.

Sebelumnya pada hari Senin (5/6/2023) Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa membeberkan sejumlah Provinsi yang masuk dalam daftar kemiskinan pada 2024 mendatang, Lampung menjadi salah satunya.

"Lampung masih menjadi salah satu Provinsi termiskin pada 2024 mendatang, yang mana jumlah kemiskinannya berada pada 9,5 sampai 10 persen dari jumlah penduduk. Sehingga angka tersebut masih dinilai cukup tinggi," ungkap Suharso. (*)


Video KUPAS TV : MENGENAL KELAWI, DESA WISATA TERBAIK KE-29 ADWI