Hadapi El Nino, Kementan Siap Latih Petani dan Penyuluh
Kementerian Pertanian kembali menggelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume 6 Tahun 2023 dengan tema "Antisipasi Pertanian Menghadapi El Nino". Foto: Ist
Kupastuntas.co, Jakarta - Kementerian Pertanian
melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
(BPPSDMP) kembali menggelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Volume 6 Tahun
2023 dengan tema "Antisipasi Pertanian Menghadapi El Nino".
Pelatihan ini akan berlangsung tiga hari, dan
akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo
pada tanggal 23 Mei 2023 mendatang di Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang
(BBPP Lembang).
Sebelumnya, Mentan Syahrul meminta para
penyuluh untuk menjadi pejuang dan garda terdepan dalam meningkatkan
produktivitas di saat musim kemarau panjang atau El Nino 2023.
Saat ini, kata dia, Kementan menyiapkan
berbagai langkah antisipasi dan mitigasi dalam menghadapi El Nino. Di antaranya
program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang disiapkan untuk petani agar
terhindar dari kerugian bila terjadi gagal panen.
"Kita juga siapkan pembangunan
infrastruktur pengairan, seperti embung/waduk, rehabilitasi irigasi tersier,
pipanisasi, pompanisasi, hingga hibah pompa air di daerah rawan
kekeringan," kata dia.
Kementan juga, lanjut dia, menyediakan akses
permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Kemudian memperkokoh
produksi kita dengan benih unggul dan pengembangan pupuk organik," ujar
dia.
Sementara itu, Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi
mengatakan, El Nino merupakan fenomena alam yang tidak bisa dicegah dan dihindari.
Meski begitu, El Nino harus tetap dihadapi dengan tenang, sabar, dan penuh
semangat agar produksi petani tidak terlalu terdampak.
"Fenomena El Nino pasti akan berdampak
signifikan terhadap sektor pertanian, apalagi kalau kita tidak antisipasi,
apalagi kalau kita tidak ada upaya-upaya untuk melakukan mitigasi dan
adaptasi," kata Dedi di Jakarta, Rabu (17/5).
Dedi mengatakan, El Nino wajib hukumnya
diantisipasi dan dimitigasi. Caranya adalah petani, para praktisi pertanian,
dan seluruh stakeholder pertanian harus mengerti dan memahami apa itu El Nino
dan apa dampaknya terhadap sektor pertanian.
Dengan mengerti dan memahami El Nino, lanjut
dia, sektor pertanian akan tetap berdiri tegar.
"Oleh karena itu, saya minta kepada
seluruh UPT untuk betul-betul mensupport habis-habisan kegiatan ini. Karena
kegiatan ini penting bagiamana petani dapat memahami dan mengerti apa yang
harus dilakukan untuk menghadapi El Nino," imbuh Dedi. (*)
Berita Lainnya
-
Tenggat Akhir Wajib Halal Bulan Oktober 2024, Lampung Gelar Kampanye Halal Serentak
Selasa, 02 April 2024 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Jadi Pemateri Tentang Robotik di SMAN 15 Bandar Lampung
Senin, 01 April 2024 -
Pemerintah Daerah Aceh dan Petani Sambut Gembira Atas Tambahan Alokasi Pupuk Subsidi
Minggu, 31 Maret 2024 -
Tarif Listrik April-Juni 2024 Tetap, Pemerintah Perhatikan Daya Beli Masyarakat dan Dukung PLN Jaga Mutu Pelayanan
Jumat, 29 Maret 2024








