Berikut 6 Daerah Penyangga Stabilitas Harga Pasar di Bandar Lampung
Kadisdag Bandar Lampung, Wilson Faisol saat dimintai keterangan, Selasa (9/5/2023). Foto: Sri/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Perdagangan (Disdag) kota Bandar Lampung menyebutkan, ada enam daerah Penyangga (Penyokong) Komoditi pangan di Bandar Lampung yang tentunya juga berimbas dengan harga Pasar.
Yaitu diantaranya Kabupaten Pringsewu, Pesawaran dan Tanggamus, Lampung Barat, lalu Lampung Selatan dan Lampung Utara.
"Kita kan sebagai Ibu Kota Lampung. Jadi jika Infrastruktur di enam daerah penyangga kota Bandar Lampung ini baik, otomatis tentunya distribusi komoditi aman dan cepat sampai di kota Bandar Lampung yang akhirnya berdampak pada stabilitas harga," kata Kadisdag Bandar Lampung, Wilson Faisol saat dimintai keterangan. Selasa, (9/5/2023).
Wilson mengaku, apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat kunjungan ke Lampung kemarin memang benar, harga bahan pokok di pasaran memang sedikit berpengarus pada infrastruktur.
"Tapi apa yang disampaikan presiden dan laporan teman-teman yang mengawasi pasar, juga kita monitoring termasuk stok dan harga masih terkendali," ucap Wilson.
Hanya saja jelasnya, harga beberapa komoditi pasca Ramadhan dan Idul Fitri di pasaran ada kenaikan.
"Komiditi mengalami kenaikan sedikit, seperti daging ayam, telur dan lainnya. Karena situasional karena stok, namun harga masih stabil," ujarnya.
Hal senada disampaikan, Kepala Dinas Pangan Bandar Lampung, Kadek Sumarta. Menurutnya, stok komoditi pangan seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng dipastikan aman.
"Ketersediaan aman, tidak ada kenaikan harga yang siginifikan. Sebab kenaikan harga dipengaruhi ketersediaan barang di tingkat pasar," kata Kadek. (*)
Berita Lainnya
-
Gubernur Mirza Lepas 445 Jemaah Haji Kloter 7 Asal Bandar Lampung
Minggu, 26 April 2026 -
Gus Ipul: PBNU Kebut Persiapan Muktamar NU ke-35, Target Digelar Awal Agustus 2026
Minggu, 26 April 2026 -
Sekolah Rakyat di Kota Baru Ditarget Rampung Juli 2026, Siap Tampung 1.000 Siswa
Minggu, 26 April 2026 -
Achmad Yudi Wahyudin Paparkan Strategi Peningkatan Mutu Kinerja Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Berbasis Framework Appliedhe
Minggu, 26 April 2026








