46 Kepala Sekolah SMK di Lampung Ikuti Program Kepala Sekolah Mengabdi, Ini Lokasi Penempatannya
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat melepas para Kepala Sekolah yang mengikuti progam Kepala Sekolah Mengabdi di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Selasa (9/5/2023). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak 46 Kepala Sekolah
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berasal dari berbagai sekolah di Provinsi
Lampung mengikuti progam kepala sekolah mengabdi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung,
Sulpakar, mengatakan jika tujuan dari diadakannya progam kepala sekolah
mengabdi tersebut guna meningkatkan pemerataan mutu pendidikan dan penguatan
kapasitas kepala sekolah.
"Kami juga berharap kepala sekolah yang mengikuti
progam mengabdi ini dapat memberikan pengalaman yang baik dalam pengeloalaan
satuan pendidikan serta mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan yang ada di
Lampung," kata dia saat dimintai keterangan di Mahan Agung, Selasa
(9/5/2023).
Ia menjelaskan jika 46 kepala sekolah yang mengikuti progam
mengabdi tersebut berasal dari SMK Bandar Lampung 9 orang, Metro 4 orang,
Pringsewu 2 orang, Lampung Selatan 6 orang, Pesawaran 2 orang, Tanggamus 2
orang.
Kemudian Lampung Barat 3 orang, Pesisir Barat 1 orang,
Lampung Utara 4 orang, Way Kanan 1 orang, Lampung Timur 4 orang, Lampung Tengah
4 orang, Tulangbawang Barat 1 orang, Tulang Bawang 1 orang dan Mesuji 2 orang.
"Para kepala sekolah ini akan ditempatkan di 12
kabupaten yaitu di Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Mesuji,
Tulangbawang Barat, Tulang Bawang, Lampung Utara, Tanggamus, Lampung Timur,
Lampung Tengah, Pringsewu dan Lampung Selatan," terangnya.
Pada kesempatan tersebut Sulpakar berharap kepada seluruh
Kepala Sekolah yang mengikuti progam mengabdi dapat memanfaatkan waktu
pelaksanaan selama 5 hari yaitu tanggal 15 sampai 19 Mei 2023 sebaik mungkin.
"Tularkan apa yang selama ini diterapkan di sekolah
masing-masing dengan sebaik mungkin. Dengan begitu harapan kita untuk
mengurangi kesenjangan masalah pendidikan yang ada dapat tercapai,"
katanya.
Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengatakan
jika progam kepala sekolah mengabdi merupakan bagian dari upaya untuk
meningkatkan kualitas hidup manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan.
"Dengan dilaksanakannya program Kepala Sekolah mengabdi
ini, saya harapkan sekolah akan lebih memahami program yang memfokuskan pada
bidang pembelajaran di sekolah masing-masing," katanya.
Ia juga meminta kepada seluruh peserta untuk dapat mengimplementasikan pengalamannya dalam
bidang manajemen pendidikan berbasis sekolah. Kemudian saling bertukar
pengalaman dan pengetahuan dalam mengelola satuan pendidikan.
"Lakukan diskusi bersama dengan kepala sekolah dan
guru-guru setempat, bagaimana melakukan perencanaan program sekolah yang baik.
Sampaikan ilmu yang sudah didapat selama puluhan tahun kepada peserta didik dan
tenaga pendidik di sekolah tujuan," paparnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








