Panitia PMB Unila Awasi Ketat Pelasksanaan UTBK 2023
Humas penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila 2023, Fitra Dharma. Foto: Dok.Unila
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer seleksi nasional berbasis tes (UTBK-SNBT) tahun 2023 di kampus Universitas Lampung (Unila) akan mulai dilaksanakan pada Senin, (8/5/2023) mendatang.
Humas penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila 2023, Fitra Dharma mengatakan, pihaknya akan berupaya dengan maksimal melaksanakan pengawasan UTBK secara ketat.
Pengawasan yang dilakukan adalah penerapan aturan-aturan larangan membawa berbagai alat yang tidak diperbolehkan seperti alat komunikasi yang dikhawatirkan terjadinya kebocoran soal.
"Iya kita akan coba pengawasan yang lebih ketat, karena sebenarnya alat-alat seperti tas dan sebagainya itu diletakan didepan kelas," kata Fitra, Kamis, (4/5/2023).
Pihaknya berkomitmen untuk tetap menjaga integritas pelaksanaan UTBK tersebut berkaca pada UTBK tahun-tahun sebelumnya.
"Jam 09.00 WIB tadi kita sudah melakukan pembekalan kepada pengawas dan mereka menandatangani pakta intergitas," imbuhnya.
Pihaknya pula telah menyiapkan perangkat komputer untuk tes di Laboratorium TIK, Laboratorium Bahasa, Fakultas Ekonomi, FMIPA, Fakultas Kedokteran dan FKIP.
"Ada sebanyak 700 unit komputer yang disediakan dan masing-masing ruangan kita menyediakan 5 komputer cadangan, alat-alat sudah kita siapkan semua, saat ini kita sedang uji coba," katanya.
Penerapan protokol kesehatan kata Fitra, akan lebih longgar dibandingkan dengan tahun sebelumnya, namun hal tersebut akan tetap diberlakukan dalam pelaksanaan UTBK tahun 2023.
"Secara aturan memang ada pemakaian masker dan lain sebagainya, tetapi ya tidak terlalu ketat, kita juga akan menyediakan masker," imbuhnya.
Antara peserta satu dengan lainya ucap Fitra, akan terdapat jarak yang cukup ideal, hal itu guna mengantisipasi kecurangan-kecurangan.
Selain itu, terdapat 1 peserta UTBK penyandang disabilitas yang akan turut serta pada tahun 2023 ini, oleh karena itu pihaknya telah menyiapkan ruangan Laboratorium TIK bagi peserta tersebut.
"Peserta penyandang disabilitas ada 1. Memang dalam pendaftaran ada beberapa peserta yang mengisi pendaftaran disabilitas, tetapi kita telpon yang bersangkutan untuk memastikan hal tersebut, ternyata salah mengisi, sehingga kita ubah menjadi peserta umum," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : Seluruh Perjalanan KA Tanjungkarang - Kertapati Kena Imbas Amblasnya Jalur Rel
Berita Lainnya
-
PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan di Sumatra: Pulih Bertahap, Lebih Dari 8,3 Juta Pelanggan Telah Menikmati Kembali Pasokan Listrik
Minggu, 24 Mei 2026 -
PTPN I Regional 7 Buka Ruang Restorative Justice bagi Buruh Sadap Lansia
Minggu, 24 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Pendidikan Matematika Universitas Teknokrat Indonesia Lolos Wakili LLDIKTI II di ONMIPA-PT 2026 Bidang Kimia
Sabtu, 23 Mei 2026 -
IBATEK Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pelatihan Video Clay Animation Berbasis AI di SMKS Tamansiswa Teluk Betung
Sabtu, 23 Mei 2026








