Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Luncurkan Project Pemberdayaan Perempuan Bertajuk ‘Girls Go beyond’
Mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia meluncurkan sebuah project kepemudaan bertemakan pemberdayaan perempuan berjudul "Girls Go Beyond". Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Tiga
Mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia meluncurkan sebuah project kepemudaan
bertemakan pemberdayaan perempuan berjudul "Girls Go Beyond".
Mereka adalah Shavina Lestiani, Sekar Kinasih
dan Rizma Amalia Sa’adah, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris semester 6 di
bawah bimbingan Intan Hamzah, M.Pd. dan Suprayogi, M.Hum.
Girls Go Beyond merupakan serangkaian training
untuk meningkatkan kepercayaan diri dan perlindungan diri bagi perempuan muda
di Lampung. Kegiatan ini berupa pelatihan merawat diri (self care) dan seminar
kekerasan seksual pada perempuan. Dalam materi pelatihan self care, peserta
belajar pentingnya personal hygiene, grooming, personal branding untuk
mendukung karir kedepannya. Hal ini didasarkan pada survey dari beberapa
lembaga yang menyatakan bahwa perempuan merasa tidak percaya diri dengan penampilan
dan bentuk fisiknya.
Materi self care ini merupakan bentuk afirmasi
positif untuk mencintai diri sendiri (self love). Di samping itu, materi ini
juga mendukung bagaimana perempuan mendapatkan peluang yang maksimal ketika
memperoleh pekerjaan nantinya sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Kegiatan yang kedua adalah Seminar tentang
kekerasan seksual pada perempuan. Hal ini merespon maraknya kasus kekerasan
seksual di Lampung yang menimpa anak-anak dan remaja perempuan sebagai korban,
yang seringkali kita ketahui melalui portal berita di Lampung.
Dalam seminar ini, peserta dikenalkan apa saja
yang termasuk pelecehan dan kekerasan seksual, bagaimana dampaknya, bagaimana
melaporkannya dan bagaimana menjadi support system yang baik di lingkungan
terdekat.
Seminar ini juga memberikan simulasi
dasar-dasar pertahanan diri (self-defense) ketika berada di lingkungan yang
menjurus kepada kekerasan/pelecehan seksual.
Girls Go Beyond merupakan bentuk keterlibatan
mahasiswa merespon isu gender sebagai salah satu pilar Sustainable Development
Goals (SDGs) yakni nomor 5 tentang Gender Equality juga mendukung tagline
“Perempuan Berdaya” yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Lampung.
Girls Go Beyond sesi 1 telah terlaksana pada
bulan Oktober 2022 melibatkan 40 remaja usia 17 tahun. Kegiatan dilaksanakan
dengan mengundang Shana Makhmood Khan, mahasiswa personal branding enthusiast,
dan Kania Dea, mahasiswa anggota Persaudaraan Setia Hati Terate.
Dari seluruh peserta yang hadir, lebih dari
90% merasa antusias mengikuti pelatihan ini dan merasa penting untuk mereka
kedepannya.
“Saya percaya bahwa ini kesempatan terbaik
untuk menunjukkan betapa pentingnya mempelajari hal-hal ini di usia muda. orang
mungkin berpikir bahwa itu tidak relevan dan anak perempuan akan belajar saat
mereka tumbuh dewasa, tetapi kenyataannya ada banyak gadis remaja yang tidak
memiliki akses ke pengetahuan tersebut dan tumbuh berkembang tanpa mengetahui
apa yang sebenarnya terjadi,” kata Shavina.
Shavina merupakan mahasiswa berprestasi
program Studi Sastra Inggris yang telah memenangkan berbagai kejuaraan Nasional
bidang speech (pidato bahasa Inggris) dan saat ini sedang melakukan penelitian bahasa
terkait isu gender dan sedang melakukan pengembangan gagasan edukasi gender
untuk masyarakat desa.
Saat ini Girls Go Beyond masih terus
dikembangkan dari segi kurikulum dan bentuk kegiatannya. Salah satunya adalah
melalui kegiatan YSEALI yang dibawa oleh Sekar Kinasih Universitas Teknokrat
Indonesia di University of Nebraska at Omaha.
Kedepannya, akan ada lebih
banyak program lagi dengan merekrut lebih banyak volunteer. Kegiatan Girls Go
Beyond diunggah di akun instagram girlsgobeyond. (**)
Berita Lainnya
-
Tenggat Akhir Wajib Halal Bulan Oktober 2024, Lampung Gelar Kampanye Halal Serentak
Selasa, 02 April 2024 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Jadi Pemateri Tentang Robotik di SMAN 15 Bandar Lampung
Senin, 01 April 2024 -
Pemerintah Daerah Aceh dan Petani Sambut Gembira Atas Tambahan Alokasi Pupuk Subsidi
Minggu, 31 Maret 2024 -
Tarif Listrik April-Juni 2024 Tetap, Pemerintah Perhatikan Daya Beli Masyarakat dan Dukung PLN Jaga Mutu Pelayanan
Jumat, 29 Maret 2024








