Cerita Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Kuliah di Monash University Australia
Ahmad Ari Aldino saat di Monash University Australia. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ahmad Ari
Aldino Dosen Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia yang melanjutkan studi program
Ph.D. by Research di Monash
University Australia menceritakan pengalamannya kuliah di luar negeri.
Pria yang akrab dengan panggilan Aldino itu
menyampaikan, Ia lanjutkan kuliah di Monash karena merupakan salah satu kampus
terbesar di Australia dan top 50 dunia serta lokasinya yang tidak terlalu jauh
dengan Indonesia yaitu di Melbourne.
“Satu lagi yang tak kalah pentingnya karena
bidang riset saya Learning Analytics, sehingga saya mencari tempat terbaik di
dunia ini untuk belajar, dan Research Centre bidang Learning Analytics terbesar
di dunia ada di Monash, dan juga satu-satunya di Australia,” tambahnya
Aldino menyampaikan, Ia mempunyai target kuliah
di kampus terbaik di dunia ini Insyaallah 4 tahun saja, karena hanya
mendapatkan beasiswa pendidikan ini selama 4 tahun harus sudah selesai.
“Pada semester pertama ini kegiatannya lumayan
sibuk, Program Ph.D. yang saya ambil tidak ada mata kuliah terjadwal per
semester, kalau di Monash namanya Monash Doctoral Program, jadi mahasiswa harus
menyelesaikan 120 jam studi dengan minimal 60 jam Excellence in Research and
Teaching dan 60 jam Professionalism,
Innovation, and Career Ph.D.,” urainya.
“Mahasiswa boleh memilih berapa jam course
yang akan diikuti dalam per semester tanpa mengisi KRS. Course disediakan
melalui Moodle, Linkedin Learning, Zoom, dan juga offline. Lalu untuk kelas
zoom dan offline mahasiswa harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Saya
diarahkan untuk mengikuti project riset dosen yaitu yang pertama predictive
modelling to predict at risk student dan yang kedua feedback classification in
higher education institution,” timpalnya.
Aldino melanjutkan, kegiatan di kampus saat
ini, mayoritas waktu untuk membaca paper dan riset, seminggu sekali rapat
membahas project riset dengan dosen. Untuk semester depan mengajar beberapa
kelas S1 & S2 di Monash dan sesekali Mengikuti Monash Doctoral.
Tak lupa Aldino menyampaikan ucapan untuk
kampus UTI, semoga semakin banyak dosen UTI yang kuliah di luar negeri sehingga
dosen-dosen bisa menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari negara lain dan
mengimplementasikan di UTI agar UTI menjadi semakin Juara.
Wakil Rektor UTI Dr. H. Mahathir Muhammad,
SE., MM. memberikan dukungan penuh serta mengapresiasi kepada seluruh dosen UTI
untuk mengikuti perkembangan saat ini agar semakin banyak pula dosen UTI yang dapat
menimba ilmu lebih luas di tingkat Internasional. (**)
Berita Lainnya
-
Tenggat Akhir Wajib Halal Bulan Oktober 2024, Lampung Gelar Kampanye Halal Serentak
Selasa, 02 April 2024 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Jadi Pemateri Tentang Robotik di SMAN 15 Bandar Lampung
Senin, 01 April 2024 -
Pemerintah Daerah Aceh dan Petani Sambut Gembira Atas Tambahan Alokasi Pupuk Subsidi
Minggu, 31 Maret 2024 -
Tarif Listrik April-Juni 2024 Tetap, Pemerintah Perhatikan Daya Beli Masyarakat dan Dukung PLN Jaga Mutu Pelayanan
Jumat, 29 Maret 2024








