• Sabtu, 16 Mei 2026

Dinas BMBK Pastikan Jalan Provinsi Lampung Siap Dilalui Para Pemudik Saat Lebaran 2023

Selasa, 04 April 2023 - 14.09 WIB
230

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana. Foto: Dok/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung memastikan jika ruas jalan milik provinsi siap untuk dilalui para pemudik pada lebaran tahun 2023 ini.

Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana, menjelaskan jika pergerakan orang atau barang pada saat Idul Fitri lebih banyak melintasi jalan nasional dan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

"Jalan provinsi hanya sebagai jalur alternatif dan juga penghubung antara jalan nasional dengan JTTS. Tapi ada empat gerbang tol yang melalui jalan provinsi serta tujuh jalur alternatif utama yang berstatus jalan provinsi," kata Febrizal, saat dimintai keterangan, Selasa (4/4/2023).

Ia menjelaskan, Gerbang Tol (GT) yang diakses melalui jalan provinsi adalah GT Kota Baru dengan ruas Jalan Mayjen Rya Cudu sepanjang 3,315 km dan tingkat kemantapan 100 persen. Kemudian Ruas Jalan Simpang Korpri - Purwotani dengan panjang 2,467 km dan tingkat kemantapan 68,387 persen.

Kemudian GT Gunung Batin ruas Jalan Simpang Daya Murni - Gunung Batin dengan panjang 0,941 km tingkat kemantapan 77,399 persen. GT Penumangan ruas Jalan Raya Gunung Sakti dengan panjang 1,865 km tingkat kemantapan 100 persen dan ruas jalan Bujung Tenuk - Penumangan dengan panjang 3,190 km tingkat kemantapan 95,174 persen.

"Kemudian yang terakhir ada GT Lambu Kibang dengan ruas jalan provinsi yang dilalui oleh pemudik ialah Adijaya - Tulungrandu dengan panjang 6000 km dan untuk tingkat kemantapan sendiri 35,143 persen," jelasnya.

Levi juga menjelaskan jika ada beberapa ruas jalan alternatif milik Provinsi Lampung yang juga akan dilalui oleh pemudik. Diantaranya Ruas Gayam - Ketapang sepanjang 11,297 km dengan tingkat kemantapan 87,607 persen.

Kemudian ruas Jalan Simpang Korpri - Sukadamai sepanjang 20,468 km dengan kemantapan 98,046 persen. Ruas Jalan Sukadamai - Kibang sepanjang 4,419 km dengan kemantapan 100 persen, Ruas jalan Budi Utomo sepanjang 4,568 km dengan kemantapan 95,622 persen.

"Selanjutnya ruas Jalan Metro - Kota Gajah sepanjang 14,22 km dengan kondisi kemantapan 98,594 persen dan luas jalan Kota Gajah - Simpang Randu sepanjang 29,45 km dengan kondisi kemantapan 57,895 persen," terangnya.

Dilanjutkan dengan ruas Branti - Gedong Tataan sepanjang 24,124 km dengan kondisi mantap 82,59 persen. Ruas lempasing - Padang Cermin sepanjang 29,157 km kemantapan 100 persen, ruas Padang Cermin - Kedondong sepanjang 29,671 km kemantapan 100 persen dan ruas Gedung Tataan - Kedondong sepanjang 16,666 km kemantapan 97,6 persen.

"Kemudian ruas Kalirejo - Pringsewu sepanjang 16,392 km kemantapan 87,799 persen, ruas Kalirejo - Bangunrejo sepanjang 14,086 km kondisi mantap 40,366 persen dan ruas jalan Bangunrejo - Wates sepanjang 22,212 km dengan kemantapan 91,896 persen," jelasnya.

Dilanjutkan dengan Ruas jalan Kotabumi - Bandar Abung 19,725 km dengan kondisi kemantapan 89,861 persen, ruas Bandar Abung - Bandar Sakti sepanjang 7,957 km kondisi mantap 79,892 persen, ruas Bandar Sakti - Simpang Daya Murni sepanjang 10,099 km dengan kondisi mantap 77,235 persen dan ruas Simpang Daya Murni - Gunung batin sepanjang 12,389 km dengan kondisi mantap 77,399 persen.

"Untuk penanganan tanggap darurat jalan dan juga jembatan provinsi dilaksanakan oleh UPTD pelaksanaan jalan dan jembatan yang tersebar di 6 wilayah. Ini juga sekaligus sebagai titik penempatan alat berat jika nantinya dibutuhkan," lanjutnya.

Ia menambahkan, UPTD Dinas BMBK Provinsi Lampung dalam menghadapi mudik tahun ini melakukan pemeliharaan rutin jalan meliputi perbaikan kerusakan kecil, penambalan lubang kemudian perbaikan kerusakan tepiper kekerasan.

"Kemudian ada perawatan bahu jalan, pembabatan rumput, kemudian perawatan saluran samping dan drainase guna memastikan tidak ada jalan yang tergenang dan perawatan bangunan pelengkap jalan," pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : BBPOM Uji 87 Sampel Takjil di Tiga Daerah Lampung