Musorprov KONI Lampung, Gubernur Arinal Sebut Tiga Tantangan Bagi KONI Lampung
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi saat memberikan sambutan pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional (KONI) Lampung di Hotel Bukit Randu. Senin, (20/02/2023). Foto: Yudha/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyebut terdapat tiga tantangan utama Komite Olahraga Nasional (KONI) Provinsi Lampung pada periode kepengurusan kedepan 2023-2027 kedepan.
Disampaikan Arinal pada sambutan diacara Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional (KONI) Lampung di Hotel Bukit Randu. Senin, (20/02/2023).
"Terdapat tiga tantangan utama pada KONI Lampung kedepan. Pertama, banyaknya tuntutan publik untuk meningkatkan prestasi para atlet, kedua, tantangan memperbanyak sarana prasarana olahraga, ketiga, tantangan mengelola organisasi," kata Arinal saat memberikan sambutan.
Dengan tiga tantangan itu, ia berharap KONI Lampung dapat merancang program kerja yang tepat sasaran, serta dapat dijalankan secara baik dilapangan.
"Ketua KONI itu tidak boleh terpisah kepada para pengurusnya," tutur Arinal.
Baca juga : Diikuti 337 Peserta, Musoprov KONI Lampung Secara Resmi Dibuka
Berkaitan dengan Gedung Kantor KONI Lampung yang disebut oleh KONI Pusat masih tercampur di Kantor Disporaprov, sehingga diharapkan agar dibangunkan gedung oleh Pemerintah Provinsi. Arinal mengatakan Gedung Sport Center telah mengakomodasi hal itu.
"Saya sudah meminta sejak 2020 khususnya kepada bapak Presiden Jokowidodo. Bahwa atlit olahraga Lampung ini berprestasi bukan hanya tingkat Nasional tetapi bahkan tingkat dunia, tapi sarana prasarana belum mendukung," ujarnya.
Sehingga, Gedung Sport Center yang akan dibangun tersebut telah mengakomodasi berbagai kebutuhan olahraga, khususnya seluruh Cabang Olahraga (Cabor) yang diperombakan di Pekan Olahraga Nasional (PON) termasuk juga kantor-kantor cabor, dan juga kantor KONI.
"Jadi kelihatan nanti, mana Cabor yang beprestasi mana yang tidak, akan kelihatan mana Cabor yang menggunakan uang tidak pada tempatnya. Saya rasa di Provinsi lain belum ada yang seperti itu. Diatas tanah sekitar 150 hektar sudah mengakomodsi semua," tutup Arinal. (*)
Video KUPAS TV : Lima Pelajar Bolos Terjaring Razia Satpol PP Kota Metro
Berita Lainnya
-
Sambut Tahun 2026, PLN Berikan Diskon 50% Tambah Daya Lewat Aplikasi PLN Mobile
Selasa, 13 Januari 2026 -
Inovasi Kuliner 'Bananies' Antarkan Tiga Mahasiswi FEB UTI Raih Kelulusan
Selasa, 13 Januari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Gelar Mini MCU dan Health Talk BLS di PT Altrak 1978
Senin, 12 Januari 2026 -
Catat Laba Rp200 Miliar, Gubernur Mirza Tantang Bank Lampung Perkuat Kredit Produktif Tahun 2026
Senin, 12 Januari 2026









