Begal Sadis di Lamsel Pernah Bakar Kafe dan Dipenjara 6 Tahun
Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP Hendra Saputra saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Lamsel. Senin (20/2/2023). Foto: Handika/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) Bedi Adriansyah (30) di Dusun Sumberejo, Desa Campang Tiga, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu lalu (15/2/2023) ternyata pernah dipenjara atas kasus sama dan pembakaran terhadap sebuah kafe di Kalianda.
Bedi Adriansyah ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Lamsel, pada Jumat (17/2/2023) dan dihadiahi timah panas oleh petugas pada telapak kaki kanannya usia digerebek di tempat persembunyian di Desa Negri Pandan, Kecamatan Kalianda.
Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP Hendra Saputra mengatakan, tersangka Bedi Adriansyah pernah melakukan curas di wilayah Tarahan, Kecamatan Katibung pada 2018 silam.
"Pelaku atas nama Bedi, pelaku ini sebelumnya residivis kasus yang sama melakukan pencurian dengan kekerasan," kata Hendra mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, saat ditemu di ruang kerjanya, Senin (20/2/2023).
Tak hanya itu saja, Kasat juga menyebutkan, Bedi merupakan seorang pelaku kejahatan yang sangat sadis bahkan pernah melakukan pembakaran di sebuah kafe yakni Kafe Arang di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda.
"Dan, ada beberapa kejadian seperti di kafe Arang mereka pernah melakukan pembakaran. Jadi, pelaku ini sangat sadis kalau melihat korbannya selalu mengalami luka," tambah Hendra.
Baca juga : Sabet Korban Pakai Badik, Begal Sadis di Sidomulyo Lamsel Ditembak Polisi
Disoal ancaman pidana penjara terhadap Bedi, karena ulahnya dalam percobaan pencurian motor Honda Beat di Dusun Sumberejo, Desa Campang Tiga, Kecamatan Sidomulyo. Hendra menjawab begini.
"Pasal yang kita sangkakan untuk tersangka, yakni Pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman 12 tahun pidana penjara," tandas Kasat Reskrim.
Saat diwawancarai kupastuntas.co, Bedi Adriansyah mengakui pernah melakukan pencurian motor dan tertangkap polisi lalu mendekam di penjara.
"Ya pak, itu dulu pak motor juga pak di Tarahan. 6 tahun (penjara)," singkatnya. (*)
Berita Lainnya
-
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026 -
Polisi Ringkus Pelaku Curat di Katibung Lamsel, Satu Pelaku Masuk DPO
Sabtu, 02 Mei 2026 -
Korupsi Dana Desa, Kades Bangunan Lampung Selatan Dijebloskan ke Penjara
Rabu, 29 April 2026








