Hasil Lelang Barang Bekas Tidak Capai Target, Pemkab Lamsel Segera Lelang Ulang
Ilustrasi
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Pemerintah Kabupaten
Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset
Daerah (BPKAD), memperoleh pendapatan asli daerah (PAD) hasil lelang aset tidak
berguna atau rongsokan senilai Rp1.200.000.000.
Untuk itu, BPKAD berencana melakukan lelang ulang untuk
mencapai target pemasukan dari lelang sebesar Rp1.500.000.000.
Kepala BPKAD Lamsel, Wahidin Amin menjelaskan, barang yang
dilelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL)
diantaranya peralatan mesin, inventarisasi dan kendaraan rongsok atau besi tua
meliputi motor, mobil, meja, lemari serta alat elektronik dalam kondisi rusak.
“Target pendapatan, seharusnya sekitar Rp1,5 miliar. Sampai
dengan terakhir kemarin, yang ditebus baru Rp1,2 miliar," ujar Wahidin
Amin saat dikonfirmasi, Kamis (16/2/2023).
Sebelumnya, lelang melalui KPKNL terdapat 92 lot barang
bekas dalam kondisi scrap atau rongsok itu baru tercapai sejumlah 72 lot.
“Sisanya itu, sebagian yang tidak ada pemenang. Sebagian
lagi, yang tidak diambil atau ditebus,” lanjut Wahidin Amin.
Berkaca dari kondisi itu, dan untuk mencapai angka target
nilai lelang maka BPKAD berencana menggelar lelang ulang sisa barang.
“Ya, dalam waktu dekat ini kita lelang ulang. Karena, masa
berlaku nilai limit hanya 6 bulan," timpal Wahidin Amin.
Terlebih lagi, langkah cepat untuk melakukan lelang ulang
demi menghindari kerugian.
"Kalau nanti tidak cepat, maka akan rugi di kita.
Karena, nanti ada penilaian lagi dan prosesnya panjang,” pungkas Wahidin Amin.
(*)
Berita Lainnya
-
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026 -
Polisi Ringkus Pelaku Curat di Katibung Lamsel, Satu Pelaku Masuk DPO
Sabtu, 02 Mei 2026 -
Korupsi Dana Desa, Kades Bangunan Lampung Selatan Dijebloskan ke Penjara
Rabu, 29 April 2026








