Tunawisma Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Ruko Sebelah Ramayana Tanjung Karang
Mayat seorang tunawisma saat dievakuasi di depan ruko di jalan Raden Intan atau tepatnya di sebelah Ramayana Tanjung Karang, Bandar Lampung, Senin (13/2/2023). Foto: Sri/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Mayat seorang tunawisma atau gelandangan ditemukan tidak bernyawa di depan ruko di jalan Raden Intan atau tepatnya di sebelah Ramayana Tanjung Karang, Bandar Lampung, Senin (13/2/2023) sekitar pukul 09:00 WIB.
Fatmawati, saksi mata mengatakan, ada anak yang bilang ke dirinya bahwa di depan ruko itu ada orang meninggal.
"Ibu, itu ada yang meninggal. Si korban namanya Agus, kerjaannya pengemis, dia sudah 10 harian di daerah sini," kata Fatmawati.
Menurutnya, pria tersebut sekitar pukul 07:00 WIB masih kelihatan beraktivitas, namun sekitar pukul 09:00 WIB sudah ditemukan meninggal.
"Dia tidak ada keluarga, dia orang Palembang, rumahnya dekat dengan rumah saya," ucapnya.
Kasim, saksi lainnya mengaku, pertama kali ada teman yang mengatakan bahwa si korban dari tadi tidurnya kok posisinya tidak bergerak. Ketika dihampiri, dan diperiksa korban sudah tidak lagi bernyawa.
"Tapi memang dia sakit beberapa hari ini di situ. Posisi pertama kali ditemukan badannya posisi miring, pas dicek napasnya sudah tidak ada," ucap dia.
Sekertaris Lurah Gunung Sari, Uus Sw menyampaikan, korban tadi saat diperiksa tidak ada bekas kekerasan yang ditemukan di tubuhnya.
"Ya kemungkinan meninggalnya karena dia sakit," ucapnya.
Ia pun mengaku, berdasarkan data yang ditemukan, dia bukan warga Bandar Lampung. "Dia bukan warga kita. Saat ini jenazah telah dibawa ke RSUD Abdul Moeloek oleh petugas," ungkap Uus. (*)
Video KUPAS TV : Mahasiswa Itera Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil
Berita Lainnya
-
WR III UIN RIL Ingatkan Mahasiswa Internalisasi Motto Kampus Insan Ber-ISI
Senin, 06 April 2026 -
Pengembangan Kasus Tambang Ilegal Way Kanan, Toko Perhiasan di Enggal Dipasangi Garis Polisi
Senin, 06 April 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Usulkan 200 Formasi CPNS 2026, Didominasi Tenaga Kesehatan dan Guru
Senin, 06 April 2026 -
Dari 13 ke 5 Kandidat, Perebutan Kursi Rektor ITERA 2026–2030 Memanas
Senin, 06 April 2026








