Dosen UTI Beri Pelatihan Merakit Robot Cerdas di SMAN 10 Bandar Lampung
Dosen dan Mahasiswa UTI saat melaksanakan kegiatan PkM di SMAN 10 Bandar Lampung. Foto: Dok.UTI.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Budaya (PkM) di SMAN 10 Bandar Lampung yang terletak, Jalan Gatot Subroto No 81 Tanjung Gading, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung pada Rabu (1/2/2023).
Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa siswa/siswi SMAN 10 Bandar Lampung dan dilakukan sebagai bentuk pembelajaran dan penelitian berbasis teknologi terhadap siswa dan siswi.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat itu disambut hangat oleh guru beserta murid SMAN 10 yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan, Dosen Universitas Teknokrat Indonesia yang membimbing yaitu Jaka Persada Sembiring,S.Kom.,M.Cs. dan staf, Siska Maryati, serta 10 Mahasiswa lainnya.
Dalam sambutannya, Jaka menyampaikan pentingnya merawat semangat belajar bagi setiap siswa untuk terus belajar dan menimba ilmu.
"Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan rangkaian kegiatan Universitas Teknokrat Indonesia yang telah dilaksanakan di hampir seluruh sekolah SMA/SMK di Provinsi Lampung," kata Jaka, saat memberikan keterangan.
Dalam kegiatan PkM itu lanjutnya, para siswa juga berkesempatan mengikuti pelatihan merakit robot cerdas yang dimiliki Universitas Teknokrat Indonesia.
"Program materi pembelajaran adalah Robot Line Followers (mudah merakit robot cerdas). Robot Line Followers didukung oleh rangkaian komponen elektronika yang dilengkapi dengan roda dan digerakan oleh motor," lanjutnya.
Kegiatan pelatihan itu bertujuan mengenalkan sejak dini pada siswa tentang teknologi robot line follower. Harapan yang ingin dicapai yaitu siswa dapat lebih tertarik pada dunia elektronika dan termotivasi untuk bercita cita menjadi seorang ahli elektro dan robotik khususnya.
Untuk diketahui, Robot line follower adalah robot yang dapat bergerak mengikuti garis banyak digunakan pada industri modern sekarang ini, biasanya digunakan untuk memindahkan barang dari satu terminal ke terminal lainnya.
Keunggulan dari robot ini antara lain robot line follower ini desainnya cukup sederhana, biaya pembuatan lebih murah dan mudah, dan perancangan robot yang digunakan dapat menggunakan prototype dari robot skala besar yang ada di industri.
Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Robot line follower bekerja dengan cara sebagai berikut: pertama, sensor membaca garis track berwarna hitam, selanjutnya otak pemrosesan data dari robot berupa platform arduino akan membuat keputusan apakah robot harus bergerak ke kiri atau kanan.
Lalu robot bergerak menggunakan 2 buah motor kiri dan kanan. Saat motor bergerak ke kanan maka nilai tegangan rata rata yang diberikan ke motor sebelah lebih besar dibandingkan dengan motor sebelah kanan. (*)
Video KUPAS TV : Ratusan Penyandang Disabilitas di Metro Lampung Butuh Ambulans
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026








