Resahkan Warga, Tiga Bajing Loncat Diringkus Polisi di Panjang
Ketiga pelaku diantaranya MI (17), YM (17) dan RP (19) saat diamankan di Mapolsek Panjang. Foto: Martogi/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Petugas Polsek Panjang meringkus tiga pelaku bajing loncat di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Kaung, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung pada Sabtu (28/1/2023) sekitar pukul 01.00 WIB.
Kapolsek Panjang, Kompol M. Joni mengatakan, awalnya pihaknya mendapatkan laporan dari buruh berinisial M bahwa ada bajing loncat yang kerap meresahkan warga Panjang.
Usai mendapatkan laporan, jajaran Polsek Panjang langsung melakukan penyelidikan dan menindaklanjuti laporan tersebut.
"Petugas akhirnya mengamankan tiga orang pelaku diantaranya MI (17), YM (17) dan RP (19). Semuanya merupakan warga Panjang," kata Joni, saat memberikan keterangan, Sabtu (28/1/2023) pagi.
Adapun barang bukti yang diamankan dari para pelaku diantaranya satu unit motor Honda Beat warna hitam magenta berplat BE 2541 ABE yang digunakan pelaku, dua buah karung beras bulog dan satu buah pisau carter.
Joni mengungkapkan, modusnya yaitu para pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor mengikuti mobil colt diesel bermuatan beras. Lalu, salah satu pelaku meloncat ke atas bak truk dan mengambil 2 buah karung beras.
"Kemudian dua karung beras itu dilempar ke tengah jalan dan diambil oleh pelaku lainnya. Kemudian, para pelaku langsung pergi meninggalkan truk tersebut," terangnya.
Kini para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Panjang guna pemeriksaan lebih lanjut. (*)
Video KUPAS TV : Polisi Tangkap Pengedar Narkotika dan Psikotropika yang Resahkan Warga Pringsewu
Berita Lainnya
-
SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
Senin, 20 April 2026 -
Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
Senin, 20 April 2026 -
Walikota Eva Dwiana Tekankan Peran Kepala Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan di Bandar Lampung
Senin, 20 April 2026 -
Penindakan BBM Ilegal Dinilai Mampu Tekan Potensi Kelangkaan
Senin, 20 April 2026








