• Jumat, 21 Juni 2024

Beredar Isu Penculikan Siswa SD di Bandar Lampung, Polisi dan Kepsek: Itu Hoaks!

Sabtu, 28 Januari 2023 - 12.25 WIB
2.1k

Polisi saat mendalami isu penculikan siswa SDN 1 Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung. Foto: Martogi/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Beredar rekaman suara di grup WhatsApp yang menyebutkan ada percobaan penculikan siswa SDN 1 Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung.

Pesan suara itu berbunyi 'Ibu yang masih mempunyai anak atau cucu usia balita dan SD untuk berhati-hati dan siaga menjaga anak atau cucunya ketika sedang sekolah atau bermain. Karena benar hari ini (Kamis, 26/1/2023, Red), siswa SD kelas 3 dan kelas 1 di SDN 1 Way Dadi, Sukarame nyaris diculik orang tidak dikenal dengan mobil warna merah'.

Saat dikonfirmasi, ternyata kabar tersebut palsu alias hoaks dan tidak benar. Kepala SDN 1 Way Dadi, Yulisa Ramania membantah kabar itu langsung.

Yulisa menjelaskan, tidak ada murid bernama Nizam dan Iksan di SDN 1 Way Dadi, apalagi sampai adanya percobaan penculikan.

"Dari suaranya disebut bernama Nizam dan Iksan, tapi setelah dicek, tidak ada murid kita namanya itu," ujarnya.

Ia mengaku awalnya mendapatkan rekaman suara tersebut dari salah satu wali murid dan sekarang sudah diperiksa Polsek Sukarame.

"Dia bilang dapat dari kakaknya yang berada di Kedamaian, tiba-tiba disebutkan dari SDN 1. Padahal tidak ada murid itu," ucapnya.

Atas kejadian tersebut, dirinya pun menghimbau kepada wali murid agar jangan terpengaruh kabar hoaks yang belum dipastikan kebenarannya.

"Bijaklah dalam menggunakan media sosial. Apabila ada pesan dicek dulu, jangan langsung diteruskan," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukarame, Kompol Warsito memastikan kabar penculikan anak tersebut adalah hoaks dan tidak benar.

Ia menjelaskan, setelah mendapatkan kabar tersebut, pihaknya langsung menindaklanjuti dan mendatangi sekolah yang disebutkan dalam rekaman suara tersebut.

"Kami langsung mendatangi sekolahnya, dan langsung bertemu dengan Kepala Sekolah SDN 1 Way Dadi," kata Warsito, saat dikonfirmasi kupastuntas.co, Sabtu (28/1/2023) siang.

Dari keterangan Kepsek SDN 1 Way Dadi, ternyata wali murid yang pertama kali menyebarkan isu tersebut yakni Ernita. Pihaknya langsung memanggil dan memeriksa Ernita untuk mengetahui maksud dan tujuannya.

"Setelah ditanya, dia (Ernita) hanya meneruskan pesan suara tersebut yang dikirim oleh adiknya (Zulham)," imbuhnya.

Lalu, pihaknya memanggil Zulham untuk dimintai keterangan terkait beredarnya rekaman suara tersebut.

"Saat diperiksa, Zulham mengaku mendapatkan pesan suara tersebut dari Grup WA wali murid SMPN 5, dan langsung meneruskan ke kakaknya (Ernita)," ujarnya.

Zulham mengaku tujuannya mengirim rekaman suara yang diterima tersebut, agar kakaknya Ernita berhati-hati menjaga anaknya.

"Kami akan terus melakukan penyelidikan terkait kebenaran isu tersebut," tegasnya.

Warsito pun menghimbau agar masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial. "Selalu cek kebenaran informasi yang didapat sebelum di teruskan kepada orang lain," pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : BNNK Lamsel Tes Urine 41 Warga Binaan dan 10 Pegawai Lapas Kalianda