• Jumat, 23 Februari 2024

Dukung Iklim Usaha yang Sehat, PLN dan KPPU RI Gelar Workshop Persaingan Usaha dan Anti Monopoli

Kamis, 26 Januari 2023 - 19.43 WIB
1.4k

Prof. Kurnia Toha, Komisioner KPPU RI sebagai narasumber Workshop Persaingan Usaha dan Anti Monopoli di PLN UID Lampung. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyelenggarakan Workshop Persaingan Usaha dan Anti Monopoli dengan narasumber dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia. Penyelenggaraan workshop tersebut sebagai bentuk dukungan PLN dalam menciptakan iklim usaha yang sehat.

Sejalan dengan itu, PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam usaha penyediaan ketenagalistrikan, telah menempatkan Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi bagian yang penting pada proses bisnisnya.

General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra mengatakan, penyelenggaraan workshop bersama KPPU RI tentunya memberikan dampak positif terutama dalam pemahaman pegawai tentang persaingan usaha yang sehat dan regulasi yang mengaturnya.

"Insan PLN harus paham dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, sehingga kedepannya PLN mampu bersaing dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, taat asas dan taat aturan," tuturnya. Kamis (26/1/23).

Ditambahkannya, bahwa iklim usaha yang sehat tentunya mendorong terbentuknya dunia usaha yang lebih baik dan mampu menggerakkan roda ekonomi khususnya di Provinsi Lampung.

Workshop tersebut berlangsung di Auditorium PLN UID Lampung dan diselenggarakan pada hari Kamis, 26 Januari 2023.

Sementara, Prof. Kurnia Toha, S.H., LL. M., Ph.D. selaku Komisioner KPPU RI menjadi narasumber dalam workshop tersebut. Dia mengapresiasi PLN UID Lampung atas penyelenggaraan Workshop Persaingan Usaha dan Anti Monopoli tersebut.

Menurutnya, hal itu sangat penting karena melalui persaingan usaha yang sehat maka pelaku usaha akan semakin maju dan berujung pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

"Kita sangat senang, karena kalau PLN makin maju, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin bagus. Ujungnya nanti PLN nya sejahtera, rakyatnya juga sejahtera", terangnya.

Dia berharap PLN dapat menjadi motor salah satu contoh BUMN yang patuh terhadap prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat. (**)