• Minggu, 29 Januari 2023

Pringsewu Targetkan Produksi Jagung 34 Ribu Ton di 2023

Senin, 23 Januari 2023 - 16.02 WIB
35

Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Pringsewu, Luky Adrian, saat dimintai keterangan, Senin (23/01/2023). Foto: Yudha/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Pringsewu, Luky Adrian mengungkapkan, di tahun 2023 produksi jagung dari Kabupaten Pringsewu ditargetkan mencapai 34.375 ton.

Jumlah 34.375 ton tersebut bersumber dari total 9 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu, dan terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok masa tanam pertama, dan kelompok masa panen kedua.

"Pada masa tanam pertama, targetnya 31.020 ton. Dengan rincian 12.963 ton bulan Januari, lalu 3.204 ton bulan Februari, lalu 68 ton bulan Maret. Lalu 114 ton di bulan April, lalu 4.864 ton dibulan Mei. Dan 9.806 ton dibulan Juni," ungkap Luky, saat dimintai keterangan, Senin (23/01/2023).

Pada masa tanam pertama tersebut, di bulan Januari Kecamatan Adiluwih ditargetkan menghasilkan jagung 11.470 ton, angka tersebut merupakan yang tertinggi di bulan itu dibandingkan dengan Kecamatan lain.

Masa tanam pertama bulan Ferburari, Kecamatan Sukoharjo ditargetkan mencapai 1.618 ton, angka tersebut tertinggi dibulan itu. Lalu masa tanam pertama bulan Maret, Gading Rejo ditargetkan mencapai 52 ton, target itu tertinggi dibandingkan dengan Kecamatan lain pada bulan tersebut.

Lalu pada bulan April, Gading Rejo ditargetkan menghasilkan 42 ton tertinggi dibandingkan Kecamatan lain di bulan itu. Sedangkan pada bulan Mei, Kecamatan Adilwiluh ditargetkan 4.687 ton dan tertinggi dibulan tersebut. Di bulan Juni Adilwulih ditargetkan menghasilkan 8.391 ton tertinggi dibanding Kecamatan lainya di bulan itu.

Sedangkan pada masa panen kedua, yakni dibulan Juli ditargetkan sebanyak 57 ton, lalu di bulan Agustus ditargetkan sebanyak 2.960 ton, September 328 ton, Oktober 10 ton, atau total dimasa tanam kedua sebanyak 3.355 ton.

"Pada masa panen kedua bulan Juli, Kecamatan Sukoharjo ditargetkan produksi padi mencapai 26 ton, angka itu tertinggi dibandingkan dengan Kecamatan lain dibulan itu. Lalu pada masa panen kedua tepatnya bulan Agustus, Kecamatan Adilwulih ditargetkan mencapai 1.425 ton tertinggi dibulan itu," terangnya.

Selanjutnya pada bulan September, Kecamatan Adilwulih ditargetkan mencapai 260 tertinggi dibanding Kecamatan lain dibulan itu. Dan terakhir dibulan Oktober, Kecamatan Pardasuka di targetkan mencapai 10 ton, angka itu tertinggi dibulan tersebut dibandingkan dengan Kecamatan lain.

Untuk luas tanam dan juga luas panen di tahun 2023 total 6.608 hektare. Dimana pada musim tanam pertama diproyeksikan mencapai, 5.963 hektare luas panen, serta 645 hekatre luas panen pada musim tanam kedua. (*)


Video KUPAS TV : Catat! Kemenag Lampung Mulai Buka Pendaftaran Petugas Haji 2023