Dilaporkan Kasus Pelecehan Seksual kepada Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lampura Serahkan Diri
Kompol Dwi Santoso Wakapolres Lampura saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (10/01/2023). Foto: Yudha/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Utara - AH (48), seorang pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al Zam-Zamil yang berlokasi di Desa Negara Bumi
Kecamatan Sungkai Tengah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dilaporkan ke polisi soal dugaan melakukan
pelecehan seksual kepada santriwatinya berinisial LA (17).
Aksi pelecehan seksual yang dilakukan terduga pelaku telah
dilakukan beberapa kali, dengan korban yang telah melapor sebanyak 4 orang, dan kini sudah menyerahkan diri ke polisi.
"Pada hari ini Polres Lampung Utara menerima penyerahan
diri terduga pelaku pencabulan di sebuah yayasan Kecamatan Sungkai Tengah,
beliau merupakan pengasuh di pondok pesantren tersebut," ujar Kompol Dwi
Santoso Wakapolres Lampura kepada awak media, Selasa (10/01/2023).
Berdasarkan kesaksian korban, pelaku dan hasil visum. Modus
yang dilakukan kepada korban adalah dengan merayu serta meraba daerah kemaluannya.
"Ia melakukan pelecehan kepada korban, saat korban
mebawakan minum kepadanya. Kemudian terduga pelaku mencoba merayu, menyenggol
dan meraba kemudian mencium korban," jelasnya.
Pelecehan tersebut telah dilakukan sebanyak 5 kali kepada
korban, inisial LA dari bulan Juli 2022 dan yang terakhir bulan Januari 2023.
"Terduga pelaku dikenakan pasal 82 Undang Undang
Perlindungan anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara. Ada dugaan korban akan
bertambah, dan saat ini masih dalam penyelidikan," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Kades Kedaton Lampung Utara Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Rugikan Negara Rp448 Juta
Jumat, 08 Mei 2026 -
Sedang Cari Ikan, Seorang Pria Tewas Tenggelam di Sungai Abung Way Rarem Lampura
Rabu, 06 Mei 2026 -
TNI Turun Tangan, Bendungan Way Rarem Dibersihkan Demi Selamatkan Irigasi dan Ekonomi Warga
Senin, 20 April 2026 -
Baru 3 Bulan Bertugas, Oknum Petugas Rutan Kotabumi Lampura Selundupkan 40 Paket Sabu
Rabu, 15 April 2026








