• Sabtu, 05 April 2025

Walikota Eva Roling 6 Pejabat Pratama, Ahmad Nurizki Jadi Kasatpol PP

Senin, 09 Januari 2023 - 11.35 WIB
1.3k

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat lantik pejabat pimpinan tinggi pratama dan kepala sekolah di lingkungan kota Bandar Lampung, di Gedung Semergouw, Senin (9/1/2023). Foto: Sri/kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana melantik pejabat pimpinan tinggi pratama dan kepala sekolah di lingkungan kota Bandar Lampung. Pengambilan sumpah dilakukan di Gedung Semergouw, Senin (9/1/2023).

Adapun Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik sebanyak 6 orang, diantaranya:

  1. Yanwardi dilantik sebagai Bidang Asisten administrasi, sebelumnya Kepala BPPRD
  2. Ahmad Nurizki jadi Kasatpol PP, sebelumnya Kadis Kominfo
  3. Ariawan dilantik menjadi Kepala Dinas Pariwisata, sebelumnya Kadispora
  4. M. Yudhi dilantik jadi Kadisnaker, sebelumnya Kadis Pariwisata
  5. Yustam Efendi, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora), sebelumnya Kadis Perkim
  6. Ahmad Husna, dilantik sebagai Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD, sebelumnya Kadis Perpustakaan

Sementara jabatan fungsional pengawas sekolah hingga Kepala UPT dan kepala Sekolah 58 orang. Sehingga yang dilantik hari ini mencapai 64 orang.

Dalam kesempatan itu, Eva meminta pada seriap yang dilantik harus mengerjakan tugasnya dengan sebaiknya.

"Tugas dan fungsi dari pada amanah yang telah diberikan dijadikan dengan sebaiknya," kata Eva.

Ia juga berpesan pada kepala sekolah yang dilantik untuk menginformasikan bahwa Pemkot ada beasiswa untuk 1000 siswa yang ingin melanjutkan sekolah.

"Kedepan kota Bandar Lampung harus jadi kota pendidikan. Maka kualitas di dunia pendidikan ini harus ditingkatkan," tegasnya.

Selalu komunikasikan juga dengan wali murid apa yang dilakukan oleh anak-anak nya di sekolah. "Karena kalau kita komunikasikan ini dengan ke dua orang tua murid maka insyaAllah, sekolah-sekolah kita akan menjadi lebih baik," harap Eva. (*)


Video KUPAS TV : Produksi Beras di Provinsi Lampung Surplus 1 Juta Ton Lebih