1.144 Warga Lampung Jadi Pekerja Migran, Malaysia Jadi Negera Terfavorit
Kepala UPT BP2MI Bandar Lampung, Ahmad Salabi. Foto: Dok/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandar Lampung mencatat, sebanyak 1.144 warga Provinsi Lampung pada tahun 2022 bekerja ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Kepala UPT BP2MI Bandar Lampung, Ahmad Salabi, mengatakan, dari data tersebut tercatat sebanyak 859 PMI bekerja pada sektor formal dan sisanya sebanyak 285 bekerja pada sektor informal.
"Pada tahun 2022 tercatat ada 1.144 PMI yang berproses di Provinsi Lampung. Sedangkan pada tahun 2021 ada 4.192 PMI asal Lampung yang berproses di seluruh provinsi," kata Ahmad, saat dimintai keterangan, Jumat (6/1/2023).
Salabi menjelaskan, terdapat lima negara didunia yang menjadi tujuan utama para PMI asal Provinsi Lampung seperti MalaysiaMalaysia, Jepang, Singapura, Hongkong hingga Qatar.
"Negera yang paling banyak PMI asal Lampung ini diantaranya Malaysia ada 716 orang, Jepang 197 orang, Singapura 104 orang, Hongkong 70 orang kemudian negara Qatar ada 14 orang," terangnya.
Salabi juga menambahkan, pada tahun 2022 terdapat 192 PMI yang pulang ke Provinsi Lampung.
"Dimana 21 orang dinyatakan meninggal dunia, 8 orang dalam keadaan sakit, 70 terkendala, dan 93 Lounge atau informasi," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Penumpang Kereta di Stasiun Kotabumi Melonjak 100 Persen di 2022
Berita Lainnya
-
Studium Generale Universitas Islam An Nur Lampung Sukses Digelar, PLN Jaga Keandalan Listrik
Kamis, 28 Mei 2026 -
BKN Sebut 5,2 Juta ASN Tidak Punya Rumah
Kamis, 28 Mei 2026 -
Negara Rugi Rp 857 Miliar Akibat 7 Tambang Ilegal
Kamis, 28 Mei 2026 -
Hadapi Ancaman El Nino, Lampung Bangun 1.200 Irigasi Perpompaan Jaga Ketahanan Pangan
Kamis, 28 Mei 2026








