• Minggu, 29 Januari 2023

IEC Optimis Kinerja Ekspor Lampung di 2023 Tumbuh Positif, Sektor UMKM Prioritas Utama

Selasa, 03 Januari 2023 - 16.37 WIB
42

Korwil Regional Sumbagsel IEC, Mummad Amar saat dimintai keterangan usai menggelar pertemuan dengan Wakil Gubernur Lampung, Selasa (3/1/2023). Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Indonesian Export Channel (IEC) optimistis kinerja ekspor di Provinsi Lampung pada tahun 2023 ini akan tumbuh positif dimana Lampung telah berhasil melewati berbagai kondisi dan tantangan akibat pandemi Covid-19.

Korwil Regional Sumbagsel IEC, Mummad Amar, mengungkapkan jika pihaknya siap dan berkomitmen untuk menjebatani para pelaku UMKM yang ada di Provinsi Lampung untuk bertemu dengan konsumen atau buyer.

"Pelaku UMKM yang berpotensi ada pasar nya maka kita fasilitasi dan kami juga validasi sehingga produk nya benar-benar berkualitas dan berkas sertifikasi juga kita pastikan harus ada," katanya saat dimintai keterangan di lingkungan kantor Gubernur Lampung, Selasa (3/1/2023).

Ia menjelaskan jika pihaknya memiliki tugas untuk memvalidasi dan memastikan produk yang akan diekspor sesuai dengan spesifikasi yang diminta oleh pasar dan harus sanggup memenuhi permintaan dari negara yang dituju.

"Kita harapkan UMKM bisa go internasional dan kita juga sering melakukan pertemuan antara pembeli dan penjual. Kami optimistis di 2023 ini kinerja ekspor akan terus tumbuh positif seiring dengan adanya masa transisi dari pandemi menjadi endemi," katanya lagi.

Menurutnya pada tahun 2022 kemarin pelaku UMKM yang sudah difasilitasi untuk bertemu dengan pembeli mulai dari rumput laut, kopi, lidi sawit, kayu manis hingga cocopeat atau serbuk dari buah kelapa.

"Seperti kopi itu kebanyakan di negara Eropa, rumput laut di Australia, limbah plastik ke Pakistan, kayu manis itu ke Inggris, cocopeat itu ke Australia dan lidi sawit lebih banyak ke Thailand," terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, berharap keberadaan IEC dapat membantu UMKM yang ada di Lampung menembus pasar ekspor.

Menurutnya, pada tahun 2021 terdapat 156.150 pelaku UMKM didaerah setempat dan dari jumlah tersebut baru ada 18 pelaku UMKM yang berhasil menembus pasar ekspor.

"Produk yang telah berhasil diekspor seperti etnik kerajinan tapis dan sulam usus, aneka keripik dan makanan ringan, rumput laut, pinang, minyak jelantah, kopi robusta, minuman rempah, gula aren, tanaman hias, olahan perikanan serta hasil dari olahan peternakan," tutupnya. (*)

Video KUPAS TV : Setubuhi 3 Santriwati, Pemilik Ponpes di Tubaba Lampung Ditangkap Polisi