• Senin, 22 April 2024

Guru Besar FH Unila Warnai Kontestasi Pemilihan Rektor

Senin, 28 November 2022 - 14.07 WIB
307

Panitia Pilrek Unila bersama kandidat bakal calon Rektor Unila periode 2023-2027 Prof. Hamzah. Foto: Muhaimin/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dosen dan guru besar Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila) Prof. Hamzah menjadi bakal calon kandidat keenam dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) 2023-2027.

Prof. Hamzah datang mendaftar bersama rombongan di Sekretariat Pilrek Unila, Senin (28/11/2022).

Sebelumnya, sudah ada lima bakal calon Rektor Universitas Lampung yang mendaftar duluan sebelum Prof. Hamzah, di antaranya :

  1. Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof Murhadi
  2. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr Nairobi
  3. Kepala Program Studi S2 Magister Ilmu Ekonomi (MIE) Unila Dr Marselina
  4. Ketua LPPM Prof Lusmeilia Afriani
  5. Kepala UPT PKLI Dr. Ayi Ahadiat

Prof. Hamzah menyampaikan, tujuan ia mencalonkan diri menjadi bakal calon Rektor Unila periode 2023-2027 guna memanfaatkan momentum dari kejadian luar biasa yang menimpa Unila, yakni kasus suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri oleh Rektor sebelumnya Karomani.

Baca juga : Bertambah Dua, Kini Ada Empat Bakal Calon Rektor Unila Daftarkan Diri

Kemudian membuat perubahan mendasar atas sebuah peristiwa yang menurut aspek hukum itu adalah suatu proses yang extraordinary crime. Oleh karenanya semua mengambil tindakan bahwa pemilihan rektor ini harus dipercepat.

"Kita ikut serta untuk menyukseskan Pilrek dan membuat perubahan mendasar terhadap Universitas Lampung yang kita cintai ini," kata Prof. Hamzah, pasca mendaftar di Sekretariat Pilrek Unila.

Terkait visi, Prof Hamzah mengungkapkan bahwa dirinya ingin meningkatkan kemajuan Unila ini secara bermartabat dengan tidak melupakan tatanan moral dan kearifan lokal dari masyarakat lampung.

Adapun untuk mengembalikan nama baik Unila, menurutnya harus dimulai dari sekarang, perlahan dan step by step.

Setelah memulihkan nama baik Unila, lalu selanjutnya Prof. Hamzah akan melanjutkan pembangunan dan tri darma perguruan tinggi.

"Baik dari aspek pendidikan aspek pengabdian dan aspek penelitiannya, kemudian diberi contoh yang baik bahwa  tidak cukup retorika kita harus bekerja keras untuk memperbaiki nama Unila ini," pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : Pelayanan Desa se-Lamtim Terancam Lumpuh