• Senin, 28 November 2022

Pelaku Curas di Metro Timur Kabur Saat Digerebek Polisi di Lamtim, Ini Modusnya

Kamis, 24 November 2022 - 08.15 WIB
2.6k

Korban Curas d Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Lampung. Foto: Istimewa.

Kupastuntas.co, Metro - Pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap driver Grabcar di Metro Timur yang sempat viral di media sosial facebook, berhasil kabur saat digerebek di kediamannya Kabupaten Lampung Timur.

Sebelumnya, seorang driver Grabcar menjadi korban pembegalan alias pencurian dengan kekerasan (Curas) di Metro Timur viral di media sosial facebook dan pesan berantai WhatsApp, Kamis (24/11/2022) pagi.

Dari informasi yang dihimpun kupastuntas.co, peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/11/2022) sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Lampung.

Kasat Reskrim Polres Metro IPTU Mangara Panjaitan membenarkan adanya insiden Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang menimpa driver online tersebut.

Kasat mengungkapkan, pihaknya telah memperoleh barang bukti berupa kendaraan korban. Sementara pelaku masih melarikan diri.

"Untuk barang buktinya sudah kami dapatkan, hanya saja pelakunya masih melarikan diri. Kami sudah melakukan penggerebekan di rumahnya di Lampung Timur, namun pelakunya kabur," kata Mangara, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (24/11/2022).

Baca juga : Viral! Driver Grabcar Dibegal di Metro Timur

Adapun modus operandi pelaku dengan berpura-pura menjadi penumpang driver online. "Kemudian pelaku melakukan penganiayaan terhadap korbannya dan membawa kabur mobil korban," terangnya

Kasat mengaku pihaknya bersama Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Presisi Polres Metro tengah memburu pelaku. "Mudah-mudahan dapat terungkap. Untuk informasi lebih lanjut akan disampaikan kembali," tegasnya.

Dirinya juga mengimbau agar masyarakat di Bumi Sai Wawai dapat lebih waspada terhadap ancaman kejahatan. Khusus bagi driver online yang ada di Metro juga diimbau untuk mempertimbangkan kembali beroperasi di malam hari.

"Kami minta masyarakat untuk berhati-hati jika ingin berpergian khususnya di malam hari. Bagi pengemudi maupun driver online harus lebih waspada," tandasnya.

Dari informasi sementara yang dihimpun Kupastuntas.co, driver online yang menjadi korban pembegalan tersebut bernama Amerta seorang warga Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur.

Korban dikabarkan mengalami luka di bagian kepala akibat pukulan benda serupa palu. Lalu kendaraan yang berhasil dibawa kabur pelaku ialah satu unit mobil merk Xenia warga putih dengan nomor Polisi B 697 FT.

Hingga berita ini diterbitkan, Kupastuntas.co masih mencoba mencari keberadaan korban dan menggali informasi saat peristiwa kejadian. (*)


Video KUPAS TV : Tahanan Polda Lampung Kabur Saat Dirawat di RS Bhayangkara