• Senin, 28 November 2022

Kabid Humas Polda Lampung: Polisi Jangan Pelit Menjawab Pertanyaan Wartawan

Rabu, 23 November 2022 - 18.06 WIB
90

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad saat berbincang dengan awak media di Mapolres Metro. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad mendatangi Mapolres Metro. Hal itu ia lakukan guna memperkuat sinergitas antara Polri dengan insan Pers yang ada di Bumi Sai Wawai, Rabu (23/11/2022).

Dalam kesempatan itu Pandra meminta polisi tak pelit menjawab pertanyaan wartawan.

"Kinerja yang sudah dicapai oleh Polres Metro bisa dipublikasikan oleh teman-teman jurnalis. Dan juga saya minta pihak kepolisian harus menjawab setiap pertanyaan yang disampaikan oleh awak media, itu kuncinya," Katanya.

Mantan ajudan Kapolri tahun 2005 hingga 2008 itu juga menerangkan bahwa insan Pers merupakan ujung tombak penyebaran informasi tentang kinerja Polri kepada publik.

"Peran daripada rekan-rekan jurnalis dalam mempublikasikan terhadap kinerja Polres Metro ini adalah yang sangat diharapkan. Jadi setiap informasi yang didapat tentunya merupakan peran daripada setiap humas, dan Humas Polres Metro ini dapat memberikan informasi yang cepat, tepat dan akurat," terangnya kepada awak media.

Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad juga mengharapkan peran Humas di Polres Metro dapat diperkuat guna membantu Kapolres untuk menyampaikan dan menjawab hal apapun yang ditanya wartawan berkaitan dengan peristiwa.

"Disini kita menguatkan bagaimana peran Kasi Humas Polres sebagai unsur pelaksana pembantu pimpinan dalam hal ini adalah Kapolres, yang bisa menyiapkan bahan-bahan yang ada," ujarnya.

"Peran kehumasan tidak terlepas dari dua undang-undang yang ada, yaitu undang- undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Jadi ada Informasi-informasi yang harus dipahami dari kedua belah pihak, baik dari teman-teman jurnalis dan Polri," imbuhnya.

Tak hanya itu, Mantan Kapolres Kepulauan Meranti, Polda Riau tahun 2013 hingga 2016 tersebut juga membeberkan bahwa terdapat Memorandum of Understanding (MoU) antara Dewan Pers dan Polri.

Sehingga, setiap aktivitas jurnalistik yang dilakukan oleh wartawan sepenuhnya dijamin oleh Undang-undang dan jika ditemukan sengketa Pers maka ranah penyelesaiannya adalah Dewan Pers.

"Termasuk juga adanya MoU Dewan Pers Republik Indonesia dan Polri, itu yang perlu kita sosialisasikan dan harus dipahami oleh satuan kewilayahan termasuk Polres Metro dan jajarannya yang paham dengan teman-teman jurnalis di Metro," terangnya.

Selain itu, penerima penghargaan Wapres RI dan Kapolri atas suksesnya pelaksanaan Asean Games 2018 tersebut juga meminta Polres Metro untuk menghadirkan ruangan khusus yang diperuntukkan bagi aktivitas jurnalistik di lingkungan Polres Metro.

"Atensi yang lain adalah bagaimana menyiapkan suatu ruang untuk bekerja teman-teman semua, dan disinilah perlu peranan humas untuk menyambung komunikasi. Karena bagaimanapun juga, keberhasilan Polres ini dalam bidang preemtif, preventif maupun represif itu akan bisa dilihat apabila dipublikasikan oleh teman-teman awak media," jelasnya.

"Bukan hanya Kapolres saja, tetapi semuanya. Kapolsek juga demikian, apapun yang terjadi itu harus dijawab. Itu kuncinya," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun mengaku siap merealisasikan petunjuk dan arahan Kabid Humas Polda Lampung.

"Langkah pertama saya untuk mengangkat nama institusi Polres Metro terkait masalah pemberitaan adalah dengan menjalin sinergitas. Selain dengan TNI Polri, juga dengan rekan-rekan jurnalis. Dari pertama saya datang rekan-rekan jurnalis adalah sahabat kamtibmas saya yang pertama," ucapnya.

Kapolres juga bakal memerintahkan seluruh personilnya setingkat Pimpinan Polsek jajaran untuk dapat memberikan pernyataan saat ditanya oleh awak media berkaitan dengan suatu peristiwa tertentu.

"Saya bagian dari rekan-rekan dan saya juga bagian dari masyarakat. Mari kita bersama-sama menciptakan keamanan, ketertiban di kota Metro dengan berita yang positif. Tadi penyampaian pak Kabid Humas boleh mengeluarkan statement bila memang betul ditemukan kejadian diwilayahnya. Setelah ini akan saya instruksikan jajaran untuk menjawab setiap pertanyaan wartawan," tandasnya. (*)