Polisi Buru Begal Sadis yang Tewaskan Tukang Ojek di Banjit Way Kanan

Pihak kepolisian saat mengamankan TKP penemuan mayat diduga dibunuh begal pada hari Kamis tanggal 17 November 2022 sekitar pukul 07.00 WIB kemarin. Foto: Rahman/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Way
Kanan - Terkait adanya penemuan mayat seorang pria di pinggir jalan poros Dusun
1 Kampung Bonglai Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan yang diduga merupakan
korban dari pencurian dengan kekerasan, Polres Way Kanan membentuk tim khusus
untuk memburu pelaku pembunuhan keji tersebut.
Polres Way Kanan
membentuk tim khusus Satgas 308 PRESISI yang dipimpin langsung oleh
Kasatreskrim AKP Andre Try Putra yang berisikan personel gabungan dari Polres
Way Kanan dan Polsek Banjit dan juga bekerjasama dengan Polsek Bukit Kemuning
dan diback up Tekab 308 Presisi Dit Reskrimum Polda Lampung.
Kapolres Way Kanan
AKBP Teddy Rachesna mengatakan pihaknya akan berupaya mengungkap kasus aksi
Kejahatan diwilayah hukum Polres Way Kanan dengan menggunakan teknik - teknik penyidikan baik manual maupun ilmiah
(scientific crime investigation), terlebih yang mangakibatkan korban mengalami
luka serius sampai terbunuh.
"Hari ini kita
bentuk tim khusus dalam rangka ungkap kasus terkait penemuan mayat seorang pria
dipinggir jalan poros dikampung Bonglai, kecamatan Banjit," ujarnya saat
memberikan keterangan Jum'at (18/11/2023).
Tedyy mengatakan, dari
hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP serta barang bukti yang hilang diduga kuat
identitas jasad pria tersebut bernama Eko (39) yang berprofesi sebagai
pengemudi ojek sepeda motor.
"Dari hasil pemeriksaan
saksi-saksi dan olah TKP oleh anggota, pria Itu bernama Eko warga Lampura, oleh
karena itu, ini menjadi perhatian kami untuk menyelidiki dan mengungkap siapa
pelakunya dan saat ini masih kami buru, kami mohon doa dan dukungannya agar
dapat segera ditangkap, jadi apabila ada informasi dari masyarakat sekecil
apapun akan kita tindak lanjuti," ungkapnya.
Teddy mengatakan, ini
sesuai penekanan Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Akhmad Wiyagus dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas
yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Lampung.
"Jadi ini
intruksi langsung pak kapolda, jadi kita tidak segan untuk melakukan tindakan
tegas terukur kepada para pelaku kriminal yang meresahkan atau pun membahayakan
masyarakat," tuturnya.
Sementara itu Kapolsek
Banjit Iptu Supriyanto mengatakan, kasus penemuan mayat di kampung Bonglai,
Kecamatan Banjit, itu berawal pada hari Kamis tanggal 17 November 2022 sekitar
pukul 07.00 WIB saksi Warga yang bernama Sadli sedang melintas di Jalan poros
Kampung Bonglai hendak mengambil Nira.
"Saat dilokasi tanpa
sengaja saksi ini melihat seorang laki-laki terlentang di pinggir jalan didekat
kebun kopi sudah bersimbah darah, setelah itu Sadli memberhentikan saksi yang
bernama Rohman yang saat itu sedang melintas untuk menjual ikan, lalu Rohman
ini memberitahukan via telepon kepada saksi Jawi dan melaporkan kejadian
tersebut kepada Bhabinkamtibmas Kampung Bonglai," ungkapnya.
Supriyanto mengatakan,
setelah mendapat informasi petugas Polsek Banjit langsung mendatangi TKP untuk
melakukan olah TKP, pada penemuan jasad pria dan petugas kita langsung
berkoordinasi dengan UPT Puskesmas Banjit dan didampingi Tim Indonesia
Automatic Finger Print Indentification System (INAFIS) Satreskrim Polres Way
Kanan.
"Dari hasil
pemeriksaan oleh Tim Nakes Puskesmas Banjit dan Tim INAFIS Polres Way Kanan,
terdapat 6 luka pada bagian tubuh korban diduga akibat tusukan senjata tajam.
"Dari hasil
pemeriksaan ada 6 Luka pada tubuh korban, dan ada satu luka lecet dibagian
lutut kiri panjang 2 cm, lebar 4 cm," ungkapnya.
Supriyanto mengatkan,
dari hasil pemeriksaan sementara diduga korban dibunuh dengan cara dibacok
menggunakan senjata tajam jenis pisau dari arah belakang.
"Untuk di TKP
kita menemukan barang bukti satu bilah
pisau dalam keadaan bengkok, satu buah helm warna Hitam bermotif warna Silver,
satu buah topi warna cream dan satu pasang sendal warna coklat merk Yumeida,"
tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
KPU Way Kanan: Efisiensi Anggaran Tak Terlalu Berdampak
Selasa, 25 Februari 2025 -
Sambangi KPU, Adipati Surya Pamit Purna Tugas sebagai Bupati Way Kanan
Senin, 24 Februari 2025 -
Efisiensi Anggaran, Bawaslu Way Kanan: Pengawasan Pemilu Tetap Optimal dengan Digitalisasi dan Pemanfaatan Teknologi
Minggu, 16 Februari 2025 -
Polisi Tangkap Residivis Bandar Narkotika Jaringan Antarprovinsi di Way Kanan
Minggu, 16 Februari 2025