• Minggu, 27 November 2022

Perpusda Lampura Sepi Pembaca, Tercatat Cuma 222 Pengunjung Hingga Juli 2022

Jumat, 18 November 2022 - 11.13 WIB
145

Perpustakaan Daerah Kabupaten Lampung Utara di Jalan Alamsyah RPN No. 442, Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara sepi peminat. Foto: Yudha/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Utara - Pengunjung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), terhitung Januari - Juli 2022 hanya sebanyak 222 orang. Sepinya pengunjung perpustakaan tersebut, disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah letak Perpus yang berada didalam komplek Sekretariat Pemkab setempat.

"Ya karena memang pertama, orang gak tau kalau didalem sini ada Perputsakaan, lalu yang kedua jelas orang asing segan masuk Pemkab, baru masuk gerbang ada Satpol-PP yang jaga, harus lapor dulu, belum lagi ini pasca pandemi, jadi wajar pengunjung tidak banyak," tukas Hobing staff bidang Pembinaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Pemkab Lampura, Jum'at, (18/11/2022).

Ia juga mengatakan, para pengunjung Perpus yang datang biasanya adalah dari golongan pelajar SMK yang sedang melaksanakan PKL.

"Yang sering kesini anak-anak PKL sambil belajar didalem perpus. nah, untuk meningkatkan minat baca kita gak bisa diam didalam sini saja, makanya kita ada mobil perpustakaan keliling yang parkir di halaman Stadion setiap hari Minggu," tambahnya.

Khusus untuk peminjaman buku yang dibawa pulang katanya, setiap peminjam diharuskan memiliki kartu anggota perpustakaan terlebih dahulu, setelah itu baru diperbolehkan meminjam buku dengan jangka waktu satu pekan.

Untuk meningkatkan minat baca di Lampura katanya, pihaknya juga kerap bekerja sama dengan Komunitas baca. Pihaknya menerima kerjasama dengan berbagai Komunitas yang ada.

"Kalau untuk kerjasama dengan Komunitas kita kerap lakukanya. Nah kalau misalnya ada dari Komunitas lain atau kelompok KKN yang mau kerjasama juga bisa tinggal masukin surat ke Dinas," katanya.

Untuk rincian pengunjung selama 2022 katanya,  pada bulan Januari  sebanyak 35 pengjunjung, lalu bulan Februari 44 pengunjung, Maret  37 pengunjung, April 31, Mei 33 pengunjung, Juni 26 pengunjung, Juli 16 pengunjung.

"Kalau untuk rekapan tahun 2021 catatanya lupa saya naroknya. Dan yang tahun 2022 untuk bulan Agustus, September, Oktober, November belum kita rekap jumlahnya," ujarnya.

Lanjutnya, jumlah koleksi buku milik Dinas Perpustakaan saat ini berkisar 8000 buku, jumlah tersebut menurutnya masih belum ideal dikarenakan Perputsakaan tipe B harus memiliki koleksi minimal 12. 000 buku.

Ia juga menjelaskan, terdapat bangunan Perpustakaan Daerah yang sedang mangkrak di komplek Taman Sahabat (TS), gedung tersebut diproyeksikan juga sebagai pusat seni budaya.

"Jadi gedung itu nanti akan dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan juga gedung tersebut bukan hanya tempat buku aja. Macem-macem fungsinya, berkaitan dengan seni budaya daerah, nah komunitas bisa berkegiataan disitu nanti," katanya.

Dani, salah seorang pengunjung Perpustakaan berharap, Perpustakaan Daerah dapat dilengkapi fasilitas yang lebih memadai sehingga meningkatkan minat pengunjung Perpustakaan.

"Ya semoga gedung Perpustakaan Daerah di TS itu bisa cepat selesail dibangun. Sama juga kalau bisa dilengkapin dengan fasilitas free wifi, terus mejanya juga lebih banyak dari yang sekarang, ada tempat lesehan juga, meja lipet, bukunya juga lebih update jangan buku-buku jadul," harapnya. (*)