Bocah 6 Tahun Tewas Terperosok ke Siring dan Terbawa Arus di Bandar Lampung
Petugas saat menunjukkan lokasi bocah 6 tahun terpeleset. Foto: Istimewa
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Seorang bocah bernama Rasid Adis Madia (6) tewas usai terperosok ke siring dan terseret arus di Sukadanaham, Tanjung Karang Barat, Bandar Lamung, Jumat (18/11/2022).
Kejadian tersebut terjadi saat hujan lebat disertai angin melanda Kota Bandar Lampung sekitar pukul 14.40 WIB.
Kapolsek TKB, Kompol Mujiono mengatakan, korban saat itu sedang bermain hujan hujanan bersama 5 anak lainnya di pinggir gorong-gorong atau siring yang dialiri derasnya air yang memiliki kedalaman dua meter.
"Saat korban mau mengambil mainan yang terjatuh, tiba-tiba malah terpeleset ke dalam siring sehingga korban terbawa arus masuk ke dalam lobang gorong-gorong," kata Mujiono,saat dimintai keterangan.
Lima temannya yang melihat langsung panik dan teriak-teriak. Lalu, datang seorang warga berusaha menyelamatkan korban, namun tidak dapat menggapai karena korban sudah masuk ke dalam lobang gorong-gorong, akhirnya minta bantuan warga setempat.
"Temannya teriak dan datang seorang warga berusaha meraih korban. Namun derasnya arus terus menyeret anak itu," ucapnya.
Kemudian, warga berhasil mengangkat tubuh korban dan langsung membawanya ke Puskesmas Gedongair. Namun, naas di tengah perjalanan korban sudah tidak bernafas lagi.
"Sebenarnya di perjalanan napas korban sudah terhenti. Sesampainya di Puskesmas Gedong Air, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," jelasnya. (*)
Video KUPAS TV : Pelajar 11 Tahun Dilecehkan di Dalam Masjid Bandar Lampung
Berita Lainnya
-
Universitas Teknokrat Indonesia Masuk Jajaran PTS Terbaik ASEAN, Unggul Bidang Internasionalisasi
Minggu, 11 Januari 2026 -
Jaringan Curanmor di 5 TKP Bandar Lampung Terbongkar, Residivis dan Mahasiswa Ditangkap
Sabtu, 10 Januari 2026 -
Walikota Eva Dwiana Tinjau Lokasi Terdampak Banjir, Tegaskan Bangunan di Atas Kali Akan Dibongkar
Sabtu, 10 Januari 2026 -
Peringati HUT ke-53, DPD PDI Perjuangan Lampung Bagikan Puluhan Tumpeng ke Warga
Sabtu, 10 Januari 2026









