• Senin, 28 November 2022

Sempat Tutup Total, Arus Lalin di Jalinbar Pekon Laay Kembali Bisa Dilalui

Senin, 14 November 2022 - 10.40 WIB
44

Kondisi terkini arus lalin di jalinbar Pesibar yang sementara menerapkan sistem satu jalur. Foto: Echa/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Pasca amblasnya ruas jalan lintas barat (Jalinbar) tepatnya di jembatan Pekon Laay, Kecamatan Karya Penggawa yang sempat menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total saat ini arus lalu lintas sudah dapat di lalui dengan menggunakan sistem satu jalur, Senin (14/11/2022).

Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng Priyantho melalui Kasat Lantas Polres Lampung Barat Iptu David Pulner menyampaikan bahwa arus lalu lintas kembali bisa dilalui setelah dilakukan perbaikan oleh pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) bersama pihak terkait yang dilakukan sejak Minggu (13/11/2022).

"Arus lalu lintas saat ini sudah bisa di lalui menggunakan sistem satu jalur, perbaikan selesai dilakukan oleh pihak terkait sekitar pukul 04:00 WIB, saat ini petugas kita masih terus berjaga untuk mengatur arus lalu lintas di wilayah setempat," kata Iptu David saat di hubungi Kupastuntas.co.

Meskipun sudah bisa dilalui menggunakan sistem satu jalur David tetap mengimbau kepada pengendara roda dua, empat atau lebih agar selalu berhati-hati dan waspada saat melintas diwilayah tersebut, hal tersebut guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

"Kami tetap mengimbau kepada pengendara yang melintas dari arah Lampung menuju Bengkulu ataupun sebaliknya agar tetap berhati-hati ketika melintas, bukan hanya di titik tersebut tetapi juga wilayah lain yang memang menjadi wilayah rawan terjadinya bencana," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya bahwa akses lalu lintas dari Provinsi Lampung menuju Bengkulu ataupun sebaliknya sempat di tutup total, sebab badan jembatan yang berada di Pekon Laay, Kecamatan Karya Penggawa amblas dan menimbulkan lubang dengan kedalaman 3 hingga 5 meter, akibatnya sempat terjadi kemacetan hingga 3 Km.

Penutupan akses jalan tersebut terjadi cukup lama terhitung sejak hari Sabtu (13/11/2022) hingga Minggu (14/11/2022) sekitar pukul 04:00 WIB karena dilakukan perbaikan terhadap badan jembatan yang amblas yang memakan waktu cukup lama, kondisi cuaca juga mempengaruhi lambatnya perbaikan karena bencana alam yang terjadi bukan hanya terjadi di satu titik tersebut. (*)