Tim Peneliti Universitas Teknokrat Indonesia Kunjungi Utrecht University Belanda
Tim peneliti Universitas Teknokrat Indonesia saat melakukan kunjungan ke Faculty of Humanities, Utrecht University, Belanda. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Tim peneliti Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) melakukan kunjungan ke Faculty of Humanities, Utrecht University, Belanda, beberapa waktu lalu.
Tim Peneliti dari UTI terdiri dari Akhyar Rido, SS, MA., Ph.D Wakil Rektor Bidang Akademik UTI, Dr. Heri Kuswoyo, SS, M.Hum, Dekan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Berlinda Mandasari, S.Pd., M.Pd, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan.
"Alhamdulillah kami tim peneliti UTI telah melakukan kunjungan ke Faculty of Humanities, Utrecht University, Belanda,” kata Akhyar Rido, saat memberikan keterangan, Senin (7/11/2022).
Rido mengungkapkan, kunjungan tersebut dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan tentang bagaimana penyelenggaraan sistem pendidikan yang ada di Utrecht, dengan didukung oleh lingkungan sekitar yang bersih, aman, nyaman dan tertib serta berbasis teknologi.
"Dalam kesempatan tersebut, kami dipandu oleh mahasiswa Pascasarjana Utrecht University untuk melakukan Campus Tour,” ungkapnya.
Selanjutnya, rombongan tim peneliti dari UTI akan melanjutkan perjalanan ke Lisbon, Portugal untuk mempresentasikan hasil penelitian yang dilakukan pada The 19th International Conference on Cognition and Exploratory Learning in Digital Age, 8-11 November 2022. (*)
Video KUPAS TV : Goyangan Basah Duo Gobas Hebohkan Lampung Fair 2022
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026








