Jadi Cabor Eksibis, E-Sport dan Kick Boxing Siap Dipertandingkan di Porprov Lampung 2022
Ketua Harian E-Sport Lampung, Iqbal Adriansyah saat diwawancarai setelah acara Rakerprov KONI. Senin (7/11/2022). Foto: Muhaimin/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pekan Olahraga Provinsi
(Porprov) Lampung yang akan dilaksanakan di Bandar Lampung pada tanggal 3 Desember
hingga 13 Desember 2022 mendatang, terdapat 5 olahraga baru yang akan
dipertandingkan pada ajang tersebut. Yakni Hapkido, Kick Boxing, E sport,
Sambo, dan Muay Thai siap dipertandingkan
Dalam Porprov Lampung 2022 juga menjadi ajang penjaringan untuk
Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2024 mendatang.
Ketua Harian E-Sport Lampung, Iqbal Adriansyah mengatakan,
saat ini sudah siap untuk menggelar pertandingan E-Sport di Mall Boemi Kedaton
(MBK).
"Itu dari masing-masing Kabupaten, alhamdulillah
seluruh Kabupaten mengirimkan wakilnya," katanya saat diwawancarai pada
acara Rakerprov KONI, Senin (7/11/2022).
Ia menjelaskan, dalam E-Sport akan ada empat macam yang akan
di pertandingkan yaitu PUBG, PES, Mobile Legend, dan Free Fire.
"Kuota peserta satu Kabupaten masing-masing itu satu
tim," ujarnya.
Nantinya dalam satu tim itu berbeda-beda tergantung dengan
perlombaan pada nomor apa yang mereka ikuti.
"PES 1 orang, ML (Mobile Legend) 5 orang, PUBG, dan
Free Fire sama juga," imbuhnya.
Iqbal membeberkan alasannya memilih MBK untuk menjadi venue
dalam ajang Porprov khususnya e-sport
dikarenakan agar orang menjadi familiar.
"Karena game yang selama ini negatif ternyata bisa
untuk prestasi," bebernya.
Selain E-Sport ada juga olahraga Kick Boxing yang menjadi
olahraga eksibisi dalam gelaran Porprov 2022 nanti.
Pelatih Kick Boxing, Khairul Annas mengatakan untuk
kesiapakan Cabor Kick Boxing sudah sangat siap dan hanya tinggal menunggu hari
dimulainya saja.
Venue Kick Boxing akan dimainkam di gedung Sumpah Pemuda,
PKOR, Way Hakim, Bandar Lampung.
Khairul menyampaikan akan ada lebih dari 400 peserta yang
akan ikut dalam Kick Boxing pada gelaran Porprov ini.
"Peserta kick boxing total lebih dari 400
peserta," ungkapnya.
Dari 15 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung Kick
Boxing, diikuti oleh 13 Kabupaten/Kota.
"Mesuji dan Tubaba (Tulang Bawang Barat) yang tidak ikut atau tidak mengirimkan atlet mereka pada cabor Kick Boxing," pungkas Khairul. (*)
Berita Lainnya
-
155 Dosen Tingkatkan Kompetensi Melalui Short Course di UIN RIL
Jumat, 19 Juni 2026 -
UIN Raden Intan Umumkan UKT Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, Pembayaran Ditutup 26 Juni 2026
Jumat, 19 Juni 2026 -
UIN RIL Terima Penghargaan Sebagai Kampus Hijau Keagamaan yang Inklusif dan Berbasis Digital
Jumat, 19 Juni 2026 -
908 Mahasiswa UIN RIL Siap Diwisuda, Prosesi Digelar Dua Sesi pada 2 Juli 2026
Jumat, 19 Juni 2026








