KPK Besok Daftarkan Berkas Andi Desfiandi ke PN Tanjung Karang
Ilustrasi
Kupastuntas.co, Bandar lampung - Kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa jalur mandiri Universitas Lampung (Unila) masuk babak baru.
Besok (Selasa 01/11), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadwalkan pelimpahan berkas perkara suap penerimaan mahasiswa jalur mandiri, Andi Desfiandi ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjung Karang.
Informasi pelimpahan tersebut dibenarkan oleh anggota tim pengacara Andi Desfiandi, Ahmad Handoko. Ia menjelaskan, dari informasi yang ia terima dari KPK, pelimpahan dilakukan besok.
"Iya besok (Selasa) itu agendanya penyerahan berkas dari penuntut umum ke Pengadilan Tipikor Tanjung Karang," jelas Handoko, Senin (31/11/2022).
Ia mengatakan, rencananya pelimpahan berkas tersebut akan dilakukan sehabis adzan zuhur. “Ya sianglah, usai jam istirahat,” katanya.
Handoko menjelaskan, selain melimpahkan berkas, penyidik KPK juga akan memindahkan penahanan Andi Desfiandi ke Lampung.
"Jadi lokasi penahanannya juga bakal pindah ke Lampung," jelasnya.
Handoko mengatakan, hanya berkas Andi Desfiandi yang besok akan didaftarkan. Sedangkan untuk tersangka lain belum ada perkembangan info.
Ia pun sebagai tim pengacara belum mendapatkan dakwaan dari jaksa penuntut umum KPK.
"Belum, besok kita terima dakwaan tersebut," ucapnya.
Dengan dakwaan itu, nantinya tim pengacara akan mempelajari, apakah mengajukan eksepsi atau keberatan atas dakwaan jaksa atau tidak. “Jadi setelah itu, kami akan pelajari berkas dakwaan tersebut,” tandasnya.(*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026








