Dokumen Rusak Akibat Banjir Candipuro Lamsel Bakal Diterbitkan Ulang
Camat Candipuro, Achmad Solatan Nurohman, saat ditemui di Kantor Kecamatan Candipuro, Senin (31/10/2022). Foto: Handika/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Pemerintah Kecamatan dan Polsek Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), akan membuatkan berkas forensik dan penerbitan dokumen penting yang rusak karena musibah banjir.
Camat Candipuro, Achmad Solatan Nurohman menyampaikan imbauan kepada seluruh Kepala Desa di wilayah setempat agar melakukan inventarisir dokumen penting milik warga yang rusak atau hilang akibat dampak banjir.
"Kami menghimbau, kepada seluruh Kepala Desa diminta supaya melakukan pendataan masyarakatnya yang dokumen kependudukannya memang terdampak banjir kemarin," kata Achmad, saat ditemui di Kantor Kecamatan Candipuro, Senin (31/10/2022).
Nantinya, dokumen kependudukan milik warga yang hilang atau rusak akibat terendam banjir akan diajukan ke Dinas terkait untuk diterbitkan ulang.
"Akan kita usulkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, untuk dilakukan penerbitan ulang dokumen-dokumen tersebut," singkatnya.
Baca juga : Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Bantu Korban Banjir di Candipuro Lamsel
Kapolsek Candipuro, AKP Gunawan juga telah memerintahkan anggotanya berkeliling ke setiap desa untuk memberitahukan kepada warga agar segera melapor apabila ada dokumen berharga yang hilang ataupun rusak terkena banjir.
"Jadi, bapak ibu yang memiliki surat-surat berharga seperti sertipikat tanah, KTP, SIM maupun surat kendaraan yang hilang akibat bencana banjir. Agar segera melapor untuk dibuatkan berkas forensik," ucapnya.
Tidak hanya itu, Kapolsek juga akan melakukan metode jemput bola bagi warga yang terdampak banjir. Artinya, warga tidak perlu repot-repot datang ke Mapolsek Candipuro untuk dibuatkan berkas forensik atau surat kehilangan.
Hal itu, sebagai bentuk empati dan untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir dalam mengurus surat keterangan kehilangan.
"Pamong desa cukup melakukan pendataan terhadap warga, yang dokumen berharganya rusak atau hilang akibat banjir. Setelah diketahui ada berapa warga, nanti kita jemput bola mendatangi warga untuk membuatkan dokumen tersebut," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Lampung Selatan Dikepung Banjir, Empat Kecamatan Terendam, Dua Bocah Tewas
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026








