Terendam Banjir, Ribuan Ayam Ternak Milik Warga Metro Mati
M. Syarifuddin Hanif pemilik ternak saat memungut bangkai ayam dikandang miliknya. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Pasca banjir yang melanda Kota Metro pada Minggu (23/10/2022) malam, sebanyak 1.900 ekor ayam ternak milik warga Jalan Yos Sudarso, Gg. An-Nur, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat ditemukan mati.
M. Syarifuddin Hanif, pemilik peternakan ayam potong tersebut menjelaskan bahwa ribuan ayam miliknya mati akibat terendam banjir.
"Ayam ini mati terendam karena banjir pada Minggu malam. Total semua ada 2.000 ekor, yang mati 1.900, sisanya 100 ekor," kata dia kepada awak media, Selasa (25/10/2022).
Sambil mengumpulkan bangkai ayam yang mati, pria yang akrab disapa Syarifuddin tersebut menjelaskan bahwa sisa ternak miliknya yang hidup akan dipelihara dan dirawat dengan baik.
"Sisanya ini kurang lebih tinggal 100 ekor saja. Tinggal ini aja yang akan diurus. Kalau kerugian ya sekitar Rp 20 Juta itulah," ujarnya.
Ia menceritakan, kematian ribuan ayam ternak miliknya berawal dari air banjir yang merendam kandang ayam. Tak hanya itu, banjir juga menghilangkan pakan ternak yang terbawa air banjir.
"Awalnya pas hujan besar itu saya pulang jam 21.00 WIB, saya cek ke kandang, air itu sudah setinggi pinggang orang dewasa. Setelah hujan selama 1 jam, kandang itu sudah tenggelam bareng ayam-ayam itu," ungkapnya.
Selain ayam, Syarifuddin juga menjelaskan bahwa total kerugian Rp 20 Juta tersebut sudah termasuk pakan ternak dan sejumlah perlengkapan ternak yang hanyut terseret arus banjir.
"Yang hanyut ada 4 sak pakan ternak, terus gas LPG ukuran 3 Kilogram itu 3 tabung. Sekitar Rp 3 Juta lah kerugiannya. Sebelumnya 2 tahun lalu pernah banjir, tapi tidak terlalu parah, baru banjir yang sekarang ini yang terparah," bebernya.
Kini dirinya mengaku pasrah dan berserah pada Sang Pencipta atas musibah yang dialaminya. Ia hanya berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dapat memberikan bantuan berupa perbaikan kandang.
"Musibah begini jadi semuanya harus di stop karena sudah rugi. Harapannya yang pertama pemerintah membantu memperbaiki kerusakan kandang dan pemerintah membantu warga yang terdampak banjir itu," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Polres Metro Amankan 18 Titik Salat Idul Fitri Muhammadiyah
Jumat, 20 Maret 2026 -
H-1 Lebaran Harga Sembako Melonjak, Pasar Metro Tetap Dipadati Pembeli
Kamis, 19 Maret 2026 -
THR PPPK Paruh Waktu Tetap Rp300 Ribu, Pemkot Metro Sebut Telah Sesuai Aturan
Selasa, 17 Maret 2026 -
Soal THR PPPK Paruh Waktu Rp 300 Ribu, DPRD Metro Segera Panggil Walikota dan TAPD
Selasa, 17 Maret 2026








