• Senin, 28 November 2022

Universitas Teknokrat Kembangkan Teknologi Virtual di SMAN 1 Semaka Tanggamus

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 11.37 WIB
1.1k

Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) saat menggelar Metaverse for Education di SMAN 1 Semaka, Tanggamus, pada Kamis (14/10/2022). Foto: Dok.UTI.

Kupastuntas.co, Tanggamus - Metaverse merupakan dunia virtual yang didalamnya orang-orang dapat bertemu, berkomunikasi, bekerja, dan melakukan kegiatan lainnya.

Beberapa negara telah mulai mengembangkan kota metaverse, bahkan Indonesia pun tengah merancang ibu kota negara metaverse. Dalam hal ini, orang-orang dapat berada dan beraktivitas di kota metaverse ini secara virtual.

Teknologi inilah yang dikembangkan oleh Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) untuk dapat dimanfaatkan dalam pendidikan.

Terkait dengan hal itu, UTI tengah gencar menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan berfokus pada Metaverse for Education, seperti yang digelar di SMAN 1 Semaka, Tanggamus, pada Kamis (14/10/2022).

Kegiatan itu bermaksud mengenalkan teknologi yang dapat digunakan dalam pembelajaran, baik kepada siswa maupun guru. Lebih jauh, melalui program ini diharapkan sekolah dan dewan guru dapat mengaplikasikannya pada proses belajar mengajar di kelas.

Kegiatan PkM tersebut dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa UTI pengembang metaverse. Adapun dosen yang turut serta adalah Dr. Afrianto, SS., M.Hum. dan Auliya Rahman Isnain, S.Kom., M.Cs.


Kepala SMAN 1 Semaka, Sumarno, M.Pd. menyampaikan, pihak sekolah siap menjadi mitra dalam program ini karena kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para guru dan siswa.

Pada kegiatan ini, sebanyak 47 guru dan 120 siswa hadir dan mengikuti rangkaian acara. Selain menerima materi, peserta juga dapat langsung mempraktikkan alat yang disediakan oleh tim.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama Kemenko PMK RI, Forum Rektor Indonesia (FRI) dan UTI dalam tajuk mengenalkan teknologi Metaverse kepada Guru dan Siswa SMA di Provinsi Lampung," kata Sumarno.

Kegiatan itu juga merupakan aksi nyata Gerakan Mengajar berbasis Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa, juga membantu sekolah dalam menerapkan Kurikulum Merdeka dan digitalisasi pembelajaran.

Sementara Wakil Rektor UTI, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM. menyampaikan, melalui kerjasama antara pemerintah, perguruan tinggi dan sekolah ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi optimal untuk mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045.

"UTI akan terus mengembangkan metaverse ini sebagai Langkah untuk berkontribusi dalam perkembangan pendidikan di Indonesia," ungkap Mahathir. (*)


Video KUPAS TV : Menyambut Era Baru Masyarakat Pasca Pandemi