PGHM : Selama Lima Semester, Insentif Guru Honorer di Balam Tidak Keluar
Ketua PGHM Bandar Lampung Tupan (Tengah) dan Wakil Sekertaris PGHM Bandar Lampung, Rosita (Jilbab Hitam). Foto: Muhaimin/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Persatuan Guru Honor Murni (PGHM) meminta kepada pemerintah kota Bandar Lampung untuk tidak menghapuskan insentif kepada para guru honorer.
Hal tersebut disampaikan oleh ketua PGHM Bandar Lampung, Tupan mengatakan, insentif tersebut belum keluar selama 5 semester.
"Satu semesternya dapet Rp 1,5 juta, kami sudah menunggu-nunggu. Kita hitung sudah lima semester," kata Tupan, Senin (10/10).
Tupan berharap, kepada Pemkot Bandar Lampung agar memberikan kejelasan terkait pencairan insentif. "Karena guru honor ini sangat memprihatinkan, apa lagi swasta maupun negeri," ujarnya.
Ia memohon, kepada dinas pendidikan Bandar Lampung agar lebih memperhatikan para guru honorer.
Sementara, wakil sekertaris PGHM Rosita menyampaikan hal serupa, terakhir kali pembayaran dilakukan bulan Juli 2020 tetapi dibayarkan pada bulan November 2020.
"Pada bulan November 2020 dibayarkan sebesar Rp 1,5 juta per 6 bulan, berarti sebulan Rp 250.000," tuturnya.
Ia menjelaskan, pencairan insentif ini sudah berlangsung selama 5 semester atau bisa dikatakan 2,5 tahun.
"Berati dari Desember 2020 sampai dengan saat ini, kami belum dibayarkan insentifnya," pungkas Rosita. (*)
Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Lampung Hadirkan Layanan Radioterapi, Perkuat Pelayanan Kanker Terpadu
Selasa, 23 Juni 2026 -
Tingkatkan Kapasitas Riset, Kemenag Dorong Dosen UIN RIL Ikuti Skema Pendanaan MoRA The AIR Funds
Selasa, 23 Juni 2026 -
Atlet Tinju Lampung Jadi Korban Penganiayaan di PKOR Way Halim, Kepala Dihantam Cangkul
Selasa, 23 Juni 2026 -
Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Masuk Daftar World's Top 5% Scientists Versi SciRank Global
Selasa, 23 Juni 2026








